Baca Juga: 3 Poin Penting Pidato Abu Ubaidah dalam 100 Hari Agresi Israel: Fajar Kebebasan Semakin Dekat
Saat dipindahkan, mereka terkena serangan udara kembali.
Sayangnya, Itay tidak dapat diselamatkan dalam insiden tersebut.
"Ketika dipindahkan, Itay terkena serangan udara IDF, dia tidak selamat," ujarnya.
Setelah dua kali terkena serangan udara, Noa mengaku masih mengalami luka-luka di bagian kepala dan bagian yang lainnya.
"Saya masih terluka di bagian kepala. Kepala saya penuh dengan pecahan peluru dan luka-luka di bagian tubuh lainnya," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dua tawanan lain tewas akibat serangan tentaranya sendiri.
Baca Juga: Kerajaan Maroko Rayakan Tahun Baru Amazig
"Itay Svirsky dan Yossi Sharabi mereka tewas karena serangan udara IDF sendiri," lanjutnya.
Di bagian penutup Noa meminta kepada Netanyahu untuk segera menghentikan perang dan membawa kembali pulang ke keluarga.
"Hentikan kegilaan ini dan bawa kami pulang ke keluarga. Ketika kami masih hidup, bawa kami pulang," tutup Noa Argamani.***