internasional

Hizbullah dan Hamas Kecam Serangan AS dan Inggris ke Yaman, Bagaimana dengan Arab Saudi?

Jumat, 12 Januari 2024 | 19:49 WIB
Respon Hizbullah dan Hamas terhadap serangan AS dan Inggris terhadap Yaman, begini komentar Arab Saudi dan Iran. (Twitter.com/@FaisalbinFarhan)

Kelompok Perlawanan Lebanon menuduh AS terlibat penuh dalam kekejaman dan kejahatan yang dilakukan musuh Zionis di Gaza dan wilayah tersebut dalam kapasitasnya sebagai pihak yang mendukung “Israel” dan menyediakan sarana pembunuhan dan penghancuran massal.

"Bahwa agresi ini tidak akan melemahkan mereka, melainkan hanya akan memberdayakan mereka dan meningkatkan tekad dan keberanian mereka untuk menghadapi agresi, mempertahankan diri, dan melanjutkan agresi. untuk menapaki jalan untuk mendukung rakyat Palestina dan menegakkan tujuan mereka yang adil dan benar," bunyi pernyataan resmi Hizbullah.

Baca Juga: 3 Poin Penting Tuntutan Afrika Selatan soal Kejahatan Genosida Israel di ICJ

Jihad Islam Palestina

Jihad Islam Palestina mengutuk agresi Amerika dan Inggris di Yaman dan sikap lalai rezim Arab, dan menganggap agresi tersebut sebagai bagian dari payung militer yang disediakan oleh kekuatan kolonial Barat untuk melindungi pos militer mereka di wilayah pendudukan Palestina.

Faksi Perlawanan Palestina menegaskan bahwa pemerintah Amerikalah yang mengatur perang genosida terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza, menggemakan kata-kata anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mohammad Ali Al-Houthi, yang menekankan bahwa Perlawanan rakyat bangsa kita akan melakukan hal yang sama yang pada akhirnya menang.

Gerakan Jihad Islam Palestina memuji sikap terhormat dan berani Yaman, menyerukan negara-negara Arab dan Islam untuk mengambil tindakan dalam menolak agresi terhadap negara persaudaraan Yaman, yang berdiri membela Gaza dan tempat-tempat suci Islam di wilayah pendudukan Palestina.

Baca Juga: Indonesia For The Indonesians

Hamas

Hamas juga mengutuk agresi AS-Inggris terhadap Yaman, dan menganggap kedua negara bertanggung jawab atas dampaknya terhadap keamanan kawasan.

Dalam sebuah pernyataan, gerakan tersebut menggambarkan agresi tersebut sebagai kejahatan yang keji.

"Kejahatan kejam terhadap kedaulatan Yaman dan ancaman terhadap keamanan kawasan, yang menyaksikan (peningkatan) militerisasi Amerika dan Inggris yang bertujuan melindungi pendudukan Zionis-Nazi dan menutupi kejahatannya. terhadap rakyat Palestina dan seluruh kawasan Arab," tulisnya.

Faksi Perlawanan Palestina memuji sikap negara persaudaraan Yaman dan kepahlawanan rakyatnya yang berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Palestina dalam Operasi Banjir Al-Aqsa.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa kawasan Asia Barat tidak akan memiliki stabilitas dan keamanan selama pendudukan Zionis di wilayah Palestina dan Arab masih berlanjut.

Hamas menambahkan bahwa Amerika Serikat dan Inggris harus mempertimbangkan kembali kebijakan kolonial mereka terhadap wilayah tersebut dan menghormati kedaulatan negara-negara Arab. Negara-negara Arab dan kepentingannya.

Halaman:

Tags

Terkini