"Ketika kebenaran dan konfrontasi tiba, mereka berlarian dan berteriak dan menangis seperti anak kecil. Mujahidin kami memburu mereka seperti bebek yang duduk. Mereka tidak menunjukkan perlawanan ketika penyerangan," terangnya.
Baca Juga: IDF Umumkan Hasil Percobaan Pompa Air Laut ke Terowongan Hamas, Bagaimana Nasib para Sandera?
Sebagaimana diberitakan dalam Al Quran bahwa kaum Yahudi ini akan bertempur di dalam benteng dan di balik tembok.
"Ketiga, pengumuman resmi terkait jumlah tentara yang tewas dan terluka dari musuh tidak benar," ujarnya.
Abu Ubaidah menegaskan bahwa angka tentara Israel yang tewas yang dirilis akun resmi IDF jauh dari kata akurat.
Baca Juga: Cara Cek DPT Online, Klik Link Berikut Ini untuk Lihat Status Daftar Pemilih Tetap di Pemilu 2024
"Dan ini sudah dipastikan sebelumnya bahwa perang ini berdasarkan dari kebohongan dan tipu muslihat kepada dunia. Bahkan kepada publik dan tentaranya, tapi kebenaran akan muncul dan tidak dapat dihindari lagi seberapa besar musuh menutupinya," bebernya.
Terakhir, Abu Ubaidah menyinggung soal Tepi Barat dan mengajak untuk ikut serta dalam perlawanan melawan penjajah.
"Apa yang tampak dari posisi musuh dan fakta atas dasar kejahatannya di Tepi Barat setiap hari menegaskan bahwa pendudukan ini berupaya untuk menargetkan dan menggusur serta membunuh rakyat kami di semua tempat kehadiran mereka untuk menyenangkan para pemukim kriminal yang memerintah entitas saat ini," jelasnya.
Baca Juga: Resep Jagung Bakar Mentega, Gampang dan Nikmat
Dengan begitu, Abu Ubaidah mengajak seluruh rakyat Palestina untuk bangkit melawan penjajah.
"Oleh karena itu, tugas mendesak bagi seluruh komponen rakyat kita, para pejuang dan massa mereka adalah untuk melakukan Intifada, memberontak, dan menghadapi pendudukan dengan segala bentuk perlawanan dan mengobarkan tanah di bawah kaki tentara musuh dan perampas kekuasaan di wilayah tersebut," ujarnya.
"Seluruh Tepi Barat sebagai tanggapan terhadap rencana musuh yang berbahaya ini dan untuk menyampaikan tanggapan terpadu Palestina dari Tepi Barat, Gaza, dan Al Quds terhadap para pembunuh Nazi ini," tambahnya.
Baca Juga: Rencana KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 Buka RS Lapangan di Gaza, Ini Kata Pengamat Singapura
Jubir Hamas itu menegaskan bahwa rakyat Palestina tetap akan mempertahankan tanah airnya sampai kapan pun.