Setelah penarikan Israel dari Gaza pada tahun 2005, Abu Ubaidah secara resmi ditunjuk sebagai juru bicara Al-Qassam.
Baca Juga: Jadwal Tayang Anime One Piece Episode 1085, Lengkap dengan Prediksi!
Pria tersebut berasal dari kota Naalia di Gaza, yang diduduki Israel pada tahun 1948, dan sekarang tinggal di Jabalia, timur laut Gaza, menurut informasi terbatas yang bersumber dari Israel.
Rumahnya dibom beberapa kali, pada tahun 2008, 2012, 2014, dan pada perang saat ini di Gaza.
Pada perang tahun 2014, ia mengumumkan penculikan tentara Israel Shaul Aron di tengah konfrontasi darat.
Baca Juga: AM Hendropriyono: Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Menang Pilpres 2024
Warga Palestina pada saat itu turun ke jalan di Tepi Barat secara spontan, meneriakkan 'perlawanan'.
'Abu Ubaidah' sebelumnya memiliki akun di Twitter (saat ini X), dan satu lagi di Facebook, sebelum ditutup.
Saat ini, ia mempublikasikan pesan-pesannya di situs resmi Al-Qassam dan menggunakan aplikasi Telegram dan saluran Al-Aqsa yang berafiliasi dengan Hamas untuk menyiarkan videonya, yang diterbitkan ulang oleh berbagai saluran satelit dan media.
Baca Juga: Eksekusi Lahan Ruko di Mojokerto Sengaja Diperlambat
Israel mengaku mengetahui identitas sebenarnya juru bicara Hamas tersebut.
Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan, orang bertopeng tersebut, Hudhayfah Kahlout, bersembunyi di balik kufiyah, dan nama panggilannya adalah Abu Ubaidah.
Adraee menerbitkan foto Kahlout, menggambarkannya sebagai 'pembohong dan pengecut.'
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin
Baik Hamas maupun Al-Qassam tidak mengomentari informasi tersebut.