SENAYANPOST - Serangan masif dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF), ke Ibukota Ukraina, Kiev, pada Senin 8 Mei 2023.
Vitaly Klitschko, Walikota Kiev mengonfirmasi, lebih dari 30 pesawat tanpa awal alias Drone milik militer Rusia meneror kota terbesar di Ukraina.
Menurut Klitschko, setidaknya ada 35 Drone yang membombardir Kiev.
Seluruh drone berhasil ditembak jatuh sistem pertahanan udara, 30 unit Drone Rusia bahkan dihancurkan di wilayah udara Kiev.
Baca Juga: Tiga Pesawat Tempur F-16 aman Disiagakan untuk Pengamanan KTT Asean di Labuan Bajo
"Ini adalah serangan pesawat tak berawak paling masif di ibu kota selama seluruh perang. 35 (drone) ditembak jatuh di atas ibu kota," ujar Klitschko dikutip SenayanPost.com dari Telegraphindia.com.
Namun demikian, Klitschko menyebut jika perhitungan terhadap kerugian militer Rusia kemungkinan berbeda dengan data yang dicatat Angkatan Bersenjata Ukraina (ZSU).
"Tidak mungkin segera menyamakan perbedaan antara penghitungannya dan penghitungan militer. Meskipun jumlah yang bertentangan sering terjadi setelah serangan," katanya.
Lima orang warga sipil disebut Klitschko mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Baca Juga: Viral Akun Resmi BIN Roasting Netizen di Kolom Komentar Instragram, Bikin Makjleb!
Kelima orang ini tertimpa puing drone yang ditembak jatuh sistem pertahanan udara militer Ukraina.
"Setidaknya lima orang terluka ketika puing-puing pesawat tak berawak jatuh ke bangunan," ucap Klitschko.
Dalam laporan lainnya, serangan Rusia juga menghantam wilayah Kharkiv, Kherson, Mykolaiv dan Odessa dalam 24 jam terakhir.
Menurut data militer Ukraina, 16 roket telah menghantam wilayah Kharkiv, Kherson, Mykolaiv dan Odesa.
Artikel Terkait
Dokumen Perang Rusia - Ukraina Bocor di Media Sosial, AS 'Kalang Kabut' Cari Sumbernya
Jelang Serangan Balik Ukraina, Rusia Kirim Rudal ke Kota-kota Besar, Ini Tanggapan Presiden Zelensky
'Alasan Sebenarnya' Vladimir Putin Gelar Operasi Militer Khusus Dibongkar Pejabat Ukraina dan Rusia
Ukraina Diduga Kirim Drone ke Kremlin, Rusia Sebut Ada Percobaan Pembunuhan terhadap Vladimir Putin
Realis John Mearsheimer Sebut China Diuntungkan dalam Perang Rusia Ukraina, Kenapa?