Analis: Israel Diduga Gagalkan Kesepakatan AS-Iran hingga Lima Kali

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 16 Juni 2026 | 19:03 WIB
Analis politik menyebut bahwa Israel diduga melakukan sabotase untuk menggagalkan kesepakatan antara AS dan Iran. (X.com/@IsraeliPM)
Analis politik menyebut bahwa Israel diduga melakukan sabotase untuk menggagalkan kesepakatan antara AS dan Iran. (X.com/@IsraeliPM)

"Meskipun pemerintah Lebanon menerima semua tuntutan Israel, Israel tidak mau menghentikan perang atau menarik diri dari Lebanon," lanjutnya.

Iran Disebut Tak Akan Tinggalkan Sekutunya

Abshenas juga berpendapat Iran tidak akan mengorbankan hubungan dengan sekutu-sekutunya di kawasan demi mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Menurutnya, jika ketegangan terus meningkat dan Washington tidak mampu menekan Israel, maka Iran dapat memilih untuk merespons secara langsung.

Baca Juga: Laporan: Meski Saling Serang, AS dan Iran Disebut Terus Dekati Kesepakatan Nuklir

"Iran tampaknya tidak bersedia meninggalkan sekutunya," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa situasi tersebut pada akhirnya akan menempatkan Amerika Serikat pada posisi sulit dalam menentukan arah kebijakan luar negerinya.

"Jika AS tidak dapat menghentikan Israel, mungkin Iran akan terpaksa memberikan respons yang sesuai kepada Israel, dan kemudian AS harus memutuskan apakah ingin terus menandatangani perjanjian dengan Iran atau tidak," kata Abshenas.

Menurut dia, peluang tercapainya kesepakatan jangka panjang antara Washington dan Teheran akan sangat bergantung pada kemampuan AS mengelola hubungan dengan Israel serta meredakan ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Sputnik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X