"Meskipun pemerintah Lebanon menerima semua tuntutan Israel, Israel tidak mau menghentikan perang atau menarik diri dari Lebanon," lanjutnya.
Iran Disebut Tak Akan Tinggalkan Sekutunya
Abshenas juga berpendapat Iran tidak akan mengorbankan hubungan dengan sekutu-sekutunya di kawasan demi mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat.
Menurutnya, jika ketegangan terus meningkat dan Washington tidak mampu menekan Israel, maka Iran dapat memilih untuk merespons secara langsung.
Baca Juga: Laporan: Meski Saling Serang, AS dan Iran Disebut Terus Dekati Kesepakatan Nuklir
"Iran tampaknya tidak bersedia meninggalkan sekutunya," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa situasi tersebut pada akhirnya akan menempatkan Amerika Serikat pada posisi sulit dalam menentukan arah kebijakan luar negerinya.
"Jika AS tidak dapat menghentikan Israel, mungkin Iran akan terpaksa memberikan respons yang sesuai kepada Israel, dan kemudian AS harus memutuskan apakah ingin terus menandatangani perjanjian dengan Iran atau tidak," kata Abshenas.
Menurut dia, peluang tercapainya kesepakatan jangka panjang antara Washington dan Teheran akan sangat bergantung pada kemampuan AS mengelola hubungan dengan Israel serta meredakan ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah.***
Artikel Terkait
Netanyahu Abaikan Donald Trump, Israel Serang Situs Militer dan Bahan Bakar Iran, Ansarullah Yaman Kirim Rudal ke Wilayah Palestina Diduduki
AS Serang Situs Pertahanan Iran di Dekat Selat Hormuz, Teheran Klaim Balas Targetkan Pangkalan Militer Amerika
Laporan: Meski Saling Serang, AS dan Iran Disebut Terus Dekati Kesepakatan Nuklir
Pengamat: Kesepakatan Iran dan AS Tunjukkan Kemajuan, Perjanjian Komprehensif Masih Belum Pasti
Iran Umumkan Jadwal Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Qom, dan Mashhad