SENAYANPOST - Mer C Indonesia mengecam serangan Israel terhadap tiga rumah sakit di Gaza Utara.
Dalam keterangannya, Mer C Indonesia meminta agar dunia internasional terus menekan Israel dan menghentikan agresi terhadap rumah sakit.
Sebagaimana diketahui, Gaza Utara telah dikepung lebih dari 80 hari akibat operasi militer Israel yang dikenal dengan 'Operasi Jenderal'.
"Selama periode ini, Tim Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia telah memberikan bantuan di RS Kamal Adwan, dimana para relawan menyaksikan serangan hebat di lokasi tersebut. Untuk masalah keamanan, mereka akhirnya terpaksa meninggalkan RS tersebut," tulis pernyataan Mer C Indonesia pada 24 Desember 2024, dikutip SenayanPost.com dari Instagram @mercindonesia.
Baca Juga: Hamas Bunuh Beberapa Tentara Israel Penjajah, Berhasil Bebaskan Warga Palestina yang Jadi Sandera
Dalam keterangannya, Direktur RS Kamal Adwan, dr Hussam Abu Safiya menerima pesan lewat pengeras suara dari penjajah untuk segera evakuasi para pasien tersisa ke RS Indonesia.
"Pada Sabtu pagi, 21 Desember 2024, dr. Hussam, direktur RS Kamal Adwan, menerima perintah evakuasi melalui pengeras suara langsung di lapangan yang menginstruksikan pemindahan pasien ke RS Indonesia," lanjutnya.
Mer C Indonesia mengungkapkan bahwa RS Indonesia siap menampung pasien dari RS Kamal Adwan dengan fasilitas terbatas.
"Pada Minggu, 22 Desember 2024, staf medis di RS Indonesia melakukan persiapan untuk menerima pasien dari RS Kamal Adwan. Saat ini, RS Indonesia memiliki cukup perlengkapan dalam hal kesediaan ruangan yang bisa menampung pasien-pasien ini. Namun masih ada beberapa kendala, termasuk kendala pengoperasian yang dimana hanya satu generator yang dapat berfungsi, dan juga kendala persediaan air, makanan, dan perlengkapan medis yang tidak mencukupi," terangnya.
Baca Juga: Israel Penjajah Akhirnya Akui Jadi Dalang di Balik Pembunuhan Ismail Haniyeh
Oleh karena itu, Mer C Indonesia mendesak Israel untuk menurunkan blokade dan penyerangan terhadap RS Indonesia juga jalur aman untuk evakuasi pasien.
"Mengingat bahwa IOF telah memerintahkan evakuasi pasien dari Kamal Adwan ke Rumah Sakit Indonesia, sangat penting bahwa RS Indonesia didekonfliksi, diizinkan untuk beroperasi sebagai rumah sakit yang berfungsi, dan memastikan bahwa akses kemanusiaan dijamin untuk memungkinkan pengiriman bantuan," lanjut pernyataan tersebut.
Mer C juga mendesak agar Israel menghentikan agresinya terhadap RS Kamal Adwan dan menjaga fungsinya sebagai fasilitas medis di Gaza Utara.
"Penting bagi Rumah Sakit Kamal Adwan untuk tetap dipertahankan sebagai fasilitas medis yang berfungsi untuk dapat terus memberikan perawatan kepada pasien hingga evakuasi penuh dapat diselesaikan," terangnya.
Artikel Terkait
Hamas Desak Dunia Internasional Investigasi Israel Atas Penggunaan Senjata Terlarang di Gaza Utara
Hari ke-435, Hamas Tegaskan Ingin Akhiri Perang di Jalur Gaza dengan Israel
Khaled Nabhan 'Jiwa Jiwaku' Syahid Dibombardir Penjajah Israel di Gaza Tengah
Hamas Sebut Gencatan Senjata di Gaza Makin Dekat Jika Israel Penjajah Tak Lakukan Hal Ini
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir Sepakat Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza Palestina