SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara mengejutkan pecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada tanggal 5 November 2024.
Bukan tanpa alasan, Netanyahu memecat lingkaran terdekatnya dengan dalih kurangnya rasa saling percaya dan perbedaan pendapat tentang 'pengelolaan' perang di Gaza dan Lebanon.
Dalam surat satu kalimat yang diserahkan langsung kepada Gallant, Netanyahu memberi tahu kepala perang yang akan lengser itu.
Keduanya merupakan dua pejabat tinggi Israel yang digadang-gadang akan ditangkap Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Baca Juga: Donald Trump Klaim Menang Pemilu AS 2024, Kalahkan Kamala Harris Kandidat dari Demokrat
Netanyahu mengatakan bahwa jabatan Gallant akan berakhir dalam 48 jam sejak diterima surat.
"Masa jabatan Anda akan berakhir 48 jam sejak diterimanya surat ini," kata Benjamin Netanyahu pada 5 November 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas pengabdian Anda sebagai menteri pertahanan," surat yang dirilis oleh kantor perdana menteri itu ditutup.
"Sayangnya, meskipun pada bulan-bulan pertama perang ada rasa saling percaya dan ada pekerjaan yang sangat membuahkan hasil, selama bulan-bulan terakhir rasa saling percaya ini retak antara saya dan Menteri Pertahanan," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video yang dirilis Selasa malam.
Baca Juga: Menlu Abbas Araghchi Tegaskan Iran Tak Terpengaruh Hasil Pemilu AS 2024
Ia juga menuduh Gallant secara tidak langsung membantu musuh-musuh Israel.
"Saya telah melakukan banyak upaya untuk menjembatani kesenjangan ini, tetapi kesenjangan itu terus melebar," katanya.
"Mereka juga diketahui publik dengan cara yang tidak dapat diterima, dan lebih buruk dari itu, mereka diketahui musuh — musuh kita menikmatinya dan memperoleh banyak keuntungan darinya," jelasnya.
Menteri Luar Negeri Israel Katz akan menggantikan Gallant sebagai kepala kementerian pertahanan.
Artikel Terkait
Lolos Pertahanan Udara Israel, Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaisarea
Kediamannya Dihantam Drone Hizbullah, Netanyahu Sebut Kesalahan Besar
382 Hari Kejahatan Perang di Gaza, Kapan ICC Tangkap Netanyahu dan Gallant?
Israel Penjajah Akui Pesawat Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaesarea
Ajudan Netanyahu Ditangkap Gegara Bocorkan Intel Terkait Gencatan Senjata di Gaza