SENAYANPOST - Israel penjajah tingkatkan pengepungan di Gaza Utara, Palestina hingga tewaskan belasan warga Kamp Jabalia.
Sebagaimana diketahui, saat ini Israel tengah melakukan Rencana Jenderal, sebuah operasi genosida dan pengusiran paksa rakyat Palestina di Gaza Utara.
Salah seorang sumber medis mengatakan bahwa setidaknya 33 warga menjadi syahid akibat serangan penjajah di seluruh Jalur Gaza.
"Setidaknya 33 warga Palestina (telah) gugur dalam serangan Israel di seluruh Jalur Gaza sejak fajar," kata sumber medis pada 21 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
Baca Juga: Presiden AS Joe Biden 'Khawatir' Bocornya Rencana Israel Serang Iran
Di antara yang gugur adalah 18 warga Palestina yang tewas di kota utara Jabalia, salah satu lokasi utama kampanye Israel untuk mengosongkan Jalur Gaza utara dan mengubahnya menjadi zona militer.
Setidaknya tujuh warga Palestina tewas di tempat penampungan PBB yang menampung warga sipil terlantar di Jabalia pada hari Senin.
Sumber lainnya mengatakan quadcopter Israel yang dilengkapi dengan pengeras suara membunyikan perintah bagi keluarga di dalam tempat penampungan untuk mengungsi.
Sumber tersebut mengatakan artileri Israel menyerang sekelompok besar pengungsi yang berkumpul di luar tempat penampungan setelah perintah tersebut.
Setidaknya enam orang lainnya tewas saat warga sipil mengisi botol air di daerah Jabalia al-Balad, menurut kantor berita WAFA.
Baca Juga: Hamas Kecam Diamnya Dunia Internasional Terkait Operasi 'Rencana Jenderal' Israel di Gaza Utara
Beberapa orang juga tewas di kota selatan Khan Yunis akibat pemboman Israel terhadap tenda yang menampung orang-orang terlantar.
Sekitar 500 warga Palestina telah tewas sejak Israel memulai pengepungannya terhadap Jabalia dan Gaza utara awal bulan ini.
Jurnalis Al Jazeera Hind Khoudary melaporkan pada tanggal 20 Oktober bahwa tim pertahanan sipil masih berusaha untuk mengevakuasi puluhan jenazah dari bangunan tempat tinggal yang hancur di Beit Lahia dan Jabalia setelah serangan Israel menewaskan sedikitnya 80 warga Palestina pada malam sebelumnya.
Artikel Terkait
Israel Terus Bombardir Sekolah UNRWA di Gaza Utara, 22 Warga Palestina Syahid
RS Indonesia di Gaza Utara Diserang Penjajah Israel, Direktur Ungkap Situasi Mencekam
Kurang dari Dua Minggu, Israel Penjajah Bantai 400 Rakyat Palestina di Gaza Utara
Diserang Terus-menerus oleh Penjajah Israel, RS Indonesia di Gaza Utara: Tidak Ada Argumen Apa pun yang Bisa Diterima
Hamas Kecam Diamnya Dunia Internasional Terkait Operasi 'Rencana Jenderal' Israel di Gaza Utara