Citra Satelit Ungkap Kerusakan Pangkalan Udara Nevatim Israel Usai Dihantam Rudal Balistik Iran

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 4 Oktober 2024 | 12:46 WIB
Ilustrasi, pangkalan udara Nevatim di Israel dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan rudal balistik hipersonik Iran belum lama ini. (Pixabay.com/cagrikarip)
Ilustrasi, pangkalan udara Nevatim di Israel dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan rudal balistik hipersonik Iran belum lama ini. (Pixabay.com/cagrikarip)

SENAYANPOST - Citra satelit menunjukkan pangkalan udara Nevatim, Israel yang terletak di Gurun Negev mengalami kerusakan signifikan akibat kiriman rudal balistik hipersonik yang dilakukan Iran pada 1 Oktober lalu.

Laporan kerusakan di pangkalan udara Nevatim tersebut didapat dari Planet Labs dan dirilis oleh media Barat belum lama ini.

Salah satu surat kabar Israel melaporkan bahwa hanggar pesawat di pangkalan Nevatim dihantam keras oleh rudal balistik Iran selama operasi Teheran dua hari yang lalu.

Tidak hanya itu, laporan tersebut menunjukkan adanya lubang besar di hanggar pesawat dan kawah yang lebih kecil di salah satu landasan pacu.

Baca Juga: Setelah Serang Israel, Iran Nyatakan Serangannya Sesuai Piagam PBB

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle, Iran melakukan serangan balasan atas pembunuhan terhadap Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah, dan salah seorang jenderal di Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Operasi tersebut dinamai 'True Promise 2 dengan meluncurkan kurang lebih 400 rudal balistik ke arah Israel.

IRGC mengklaim operasi tersebut mengenai sasaran hingga 90 persen.

Rekaman video mendokumentasikan rudal yang mendarat di beberapa lokasi berbeda.

Warga Palestina terdengar bersorak dalam beberapa video saat rudal Iran menghantam lokasi Israel.

Baca Juga: Gerakan Hamas Puji Serangan Rudal Balistik Iran ke Israel

Dalam satu video, seorang pria Palestina terdengar berteriak, "Bandara hancur, bandara hancur! Bandara Nevatim hancur! Ya Tuhan!".

Tel Aviv berusaha mengecilkan serangan itu dan mengatakan sekitar 180 rudal ditembakkan, dengan mengatakan bahwa banyak yang dicegat sementara beberapa serangan terjadi di Israel tengah.

Militer Israel kemudian mengonfirmasi pada 2 Oktober bahwa sejumlah pangkalan angkatan udara memang terkena dampak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Cradle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X