SENAYANPOST - Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree konfirmasi telah mengirim rudal balistik ke Israel usai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan pembunuhan terhadap Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah.
Angkatan Bersenjata Yaman diketahui mengirim rudal balistik ke Bandara Jaffa atau yang dikenal dengan Bandara Ben Gurion, menyambut kedatangan Netanyahu dari Amerika Serikat (AS) dalam agenda pidato di markas PBB belum lama ini.
Rudal tersebut dikirim pada 28 September 2024 pukul 21.00 waktu setempat
"Angkatan Bersenjata mengumumkan pelaksanaan operasi yang menargetkan Bandara Jaffa, yang disebut Ben Gurion Israel, pada saat kedatangan penjahat Benjamin Netanyahu," kata Yahya Saree pada 28 September 2024, dikutip SenayanPost.com dari akun X @army21ye.
Baca Juga: Israel Sukses Eliminasi Hassan Nasrallah Sekjen Hizbullah, Netanyahu: Bukan Teroris Biasa
Operasi tersebut diketahui menggunakan rudal balistik 'Palestina 2'.
"Operasi tersebut dilakukan dengan menggunakan rudal balistik Palestina 2," terangnya.
Saree menerangkan bahwa Yaman tidak akan ragu untuk meningkatkan eskalasi, berpartisipasi dalam operasi Badai Al Aqsa yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023.
Saat ini, genosida berlangsung tidak hanya di Gaza tetapi juga meluas ke Lebanon.
Israel penjajah juga tidak ragu membombardir ibu kota Lebanon, Beirut meskipun menuai kecaman dari dunia internasional.
Baca Juga: Pejabat Tinggi Israel Tolak Mentah-mentah Gencatan Senjata di Lebanon
"Angkatan Bersenjata Yaman, bersama seluruh rakyat bangsa yang terhormat dan merdeka, terus merespons kejahatan musuh Israel dan tidak akan ragu untuk meningkatkan tingkat eskalasi di wilayah tersebut, menanggapi persyaratan dan untuk berpartisipasi dalam pertahanan Gaza dan Lebanon," lanjutnya.
Pihak Yaman menegaskan bahwa operasi militer akan berhenti jika invasi Israel ke Gaza juga Tepi Barat Palestina dan Lebanon berhenti.
"Operasi ini tidak akan berhenti sampai agresi terhadap Gaza dan Lebanon berhenti," tutupnya.
Artikel Terkait
Joe Biden dan Rishi Sunak Hadapi Reaksi Keras Usai Bombardir Yaman, Langkahi Aturan Konstitusi?
Houthi Yaman Klaim Serang Kapal Induk AS di Laut Merah
Arab Saudi Sita Jutaan Pil Ekstasi di Berbagai Provinsi Terbanyak dari Perbatasan Yaman
Alarm Peringatan IDF Tidak Berfungsi, Drone Al Hautsi Yaman Serang Tel Aviv
Israel Penjajah Serang Pelabuhan Hodeidah di Yaman, Ini Tanggapan Ansarullah Houthi