SENAYANPOST - Sudah empat hari pertempuran sengit antara pejuang Perlawanan Palestina dan tentara Israel (IDF) di Jenin, Tepi Barat Palestina.
Pasukan IDF terus melanjutkan serangan mereka di Kota Jenin dan kamp pengungsiannya dan semakin lama eskalasinya terus meningkat.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa bala bantuan militer tambahan dikerahkan ke kamp pengungsi Jenin pada hari Sabtu, di mana pasukan Israel menyerbu rumah-rumah, menahan warga Palestina, dan menghancurkan bangunan-bangunan di beberapa bagian kamp.
Koresponden Al-Mayadeen di Tepi Barat menyatakan bahwa pasukan Israel telah mengepung kamp Jenin dan sebagian besar kota.
Baca Juga: Israel Klaim Bakal Kendalikan Gaza Pascaperang, Peluas Koridor Netzarim hingga Empat Pos Terdepan
Saluran 14 Israel mengutip laporan tentang insiden keamanan serius di kamp Jenin yang melibatkan penggunaan rudal RPG untuk pertama kalinya oleh pejuang perlawanan Palestina terhadap tentara Israel yang menyerang.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pejuang perlawanan Palestina menyergap tentara Israel di lingkungan Al-Damj.
Helikopter terlihat mengangkut yang terluka dari pertempuran yang sedang berlangsung.
Brigade Syuhada Al-Aqsa Jenin mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa para pejuang terus terlibat bentrokan dengan IDF.
"Para pejuang gagah berani kami di medan perang terus terlibat dalam bentrokan sengit dengan pasukan musuh Zionis yang telah menyusup ke semua zona pertempuran di kota Jenin dan kampnya, menggunakan senapan mesin dan alat peledak," bunyi pernyataan tersebut pada 31 Agustus 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
Baca Juga: Israel Mulai Operasi Militer di Tepi Barat, Sebut Harus Diperlakukan Seperti Gaza
Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengeluarkan pernyataan tentang pertempuran di Al-Damj, dengan mengatakan bahwa agresi tentara Israel terhadap Jenin akan menimbulkan konsekuensi yang parah.
"Kami meyakinkan rakyat kami bahwa perlawanan, dalam semua formasinya di Tepi Barat, berada dalam tahap koordinasi dan integrasi terbaik," bunyi pernyataan Brigade Al Qassam.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Brigade Qassam dan faksi perlawanan lainnya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi konfrontasi dan bentrokan yang berkepanjangan.
Artikel Terkait
Israel Cegah Presiden Palestina Kunjungi Gaza
Presiden Kolombia Serukan Boikot Batubara atas Israel
Polisi Israel Tangkapi Yahudi Haridim
Israel Mulai Operasi Militer di Tepi Barat, Sebut Harus Diperlakukan Seperti Gaza
Israel Klaim Bakal Kendalikan Gaza Pascaperang, Peluas Koridor Netzarim hingga Empat Pos Terdepan