AS Usulkan Revisi Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Klaim Joe Biden Gagal Bujuk Israel Penjajah

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 19:13 WIB
Pemerintah AS usulkan revisi proposal gencatan senjata di Gaza dan sementara tentara Israel terus membombardir daerah kantong tersebut. (Twitter.com/@POTUS)
Pemerintah AS usulkan revisi proposal gencatan senjata di Gaza dan sementara tentara Israel terus membombardir daerah kantong tersebut. (Twitter.com/@POTUS)
 

SENAYANPOST - Pemerintah Amerika Serikat (AS) belum lama ini mengusulkan revisi kata-kata dalam proposal gencatan senjata di Gaza.

Sebagaimana diketahui, negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Perlawanan Palestina yang diwakili Hamas masih terus berlangsung.

Meskipun AS mengklaim sudah ada kata sepakat dari Israel, negara Zionis itu tetap membombardir Gaza.

Dalam sebuah laporan yang diberitakan oleh Axios sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English, Hamas selalu menolak usulan gencatan senjata dengan penjajah Israel.

Baca Juga: Teks Lengkap Jawaban Hamas soal Gencatan Senjata di Gaza kepada Israel Penjajah

Namun, faktanya pemerintah Israel yang selama ini menolak usulan gencatan senjata dari Hamas maupun pemerintah AS.

Usulan revisi pemerintahan Biden, yang awalnya didasarkan pada rencana Israel yang disetujui oleh kabinet perang Israel dan didukung oleh Presiden AS Joe Biden, berupaya mempertahankan pendekatan tiga fasenya.

Baru-baru ini, Netanyahu menyarankan untuk beralih ke kesepakatan sebagian dengan Hamas, dengan harapan untuk membebaskan beberapa tawanan Israel yang ditahan di Jalur Gaza sambil melanjutkan perang genosida Tel Aviv.

Tidak ada gencatan senjata 'sebagian'

Menanggapi niat perdana menteri pendudukan Israel untuk terus melancarkan perang genosida terhadap rakyat Palestina, Hamas merilis sebuah pernyataan pada hari Senin, yang menunjukkan adanya perbedaan yang jelas antara pernyataan Netanyahu dan klaim Presiden AS Joe Biden, yang mengatakan bahwa Israel telah menyetujui proposal genosida yang disponsori AS.

Baca Juga: 253 Genosida di Gaza, Hamas Tuntut Posisi Israel dalam Gencatan Senjata

Dalam pernyataan tersebut, Hamas mengatakan bahwa posisi yang dijabarkan Netanyahu dalam wawancara yang diadakannya pada tanggal 24 Juni menegaskan berlanjutnya perang genosida terhadap warga sipil tak bersenjata di Jalur Gaza.

Gerakan tersebut menekankan bahwa Netanyahu hanya menginginkan "kesepakatan sebagian" yang memungkinkan pendudukan Israel untuk mengambil kembali sebagian tawanannya.

"Ini adalah penegasan yang jelas atas penolakannya (Netanyahu) terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB baru-baru ini dan proposal Presiden AS Joe Biden, bertentangan dengan apa yang coba dipasarkan oleh pemerintah AS sebagai dugaan (persetujuan Israel terhadap proposal tersebut)," kata Hamas dalam pernyataan resminya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X