SENAYANPOST – Sejumlah komunitas Yahudi Haridim pada Kamis, 27 Juni 2024 berdemonstrasi di distrik Bani Barak dekat dengan ibukota Israel, Tel Aviv.
Penangkapan ini merupakan upaya untuk mencegah aksi provokasi yang lebih meluas.
Komunitas Yahudi Haridim menolak peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Israel yang mewajibkan mereka untuk wajib militer sejak November 2023 lalu dengan alasan kekurangan personalia dalam menghadapi serangan Hamas di Jalur Gaza Palestina.
Pereturan ini telah disetujui oleh Dewan Kabinet Israel pada Selasa, 25 Juni 2024 lalu yang disambut aksi demonstrasi sebagai bentuk protes komunitas Yahudi Haridim di sejumlah daerah di Israel.
Peraturan Israel mewajibkan setiap warga Israel yang telah berumur 18 tahun untuk wajib militer dengan pengecualian komunitas Yahudi Haridim dari wajib militer melalui kebijakan mendiang Perdana Menteri Israel Ben Gurion.
Komunitas Yahudi Haridim berjumlah 13 persen dari total populasi penduduk Israel yang berjumlah 10 juta jiwa dan tidak diwajibkan wajib militer untuk berkonsentrasi mempelajari Taurah demi menjaga identitas Yahudi.
Israeli Defense Force menyatakan memerlukan pasukan lebih banyak untuk mengantisipasi pertempuran denga Hizbullah yang berbasis di Lebanon Selatan dan telah menarget fasilitas publik dan militer di Israel Utara. (Muqoddas).