Hamas Sebut Belum Terima Proposal Gencatan Senjata di Gaza dari AS

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 2 Juni 2024 | 14:07 WIB
Perwakilan Hamas menyebut belum menerima proposal gencatan senjata di Gaza dengan Israel sebagaimana yang diklaim oleh AS. (t.me/qassambrigades)
Perwakilan Hamas menyebut belum menerima proposal gencatan senjata di Gaza dengan Israel sebagaimana yang diklaim oleh AS. (t.me/qassambrigades)

SENAYANPOST - Kepala Kantor Hubungan Internasional Hamas, Mousa Abu Marzouk mengatakan pihaknya belum menerima proposal gencatan senjata di Gaza sebagaimana disinggung oleh Presiden AS Joe Biden.

Lebih lanjut, perwakilan Hamas itu juga menerangkan bahwa pemerintah AS belum menerima tanggapan positif dari pendudukan Israel terkait usulan Biden.

Meskipun demikian, Hamas mengatakan bahwa Israel dan AS meminta agar pihaknya menyetujui proposal gencatan senjata tersebut.

"Kami perlu meninjaunya secara menyeluruh. Kami tidak akan menerima amandemen apa pun terhadap dokumen lama terkait gencatan senjata dan penarikan pasukan dari Gaza," kata Mousa Abu Marzouk pada 2 Juni 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Baca Juga: Israel Penjajah Tolak Usulan Gencatan Senjata di Gaza dari AS, Benjamin Netanyahu Ingin Singkirkan Hamas

Abu Marzouk menjelaskan kepada bahwa jika usulan Biden mencakup penghentian perang dan penarikan pasukan pendudukan Israel dari Gaza, maka Hamas dan faksi perlawanan Palestina lainnya akan mendukung rakyatnya dan menerima usulan tersebut.

Terkait putaran negosiasi sebelumnya, Abu Marzouk mengatakan bahwa isu sebelumnya bukan tentang klasifikasi tahapan, tetapi tentang jumlah tawanan Israel nonmiliter yang akan dibebaskan.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa poin ketidaksepakatan lainnya adalah mengenai berlangsungnya gencatan senjata.

Kepala kantor hubungan internasional Hamas mengumumkan bahwa jika usulan Biden mengatasi poin-poin ketidaksepakatan, Perlawanan akan menyetujui kesepakatan tersebut.

Baca Juga: Komentar Warga Gaza soal Penangkapan Benjamin Netanyahu dan Tiga Petinggi Hamas

Terkait masalah Operasi Badai Al Aqsa dan pencapaiannya, Abu Marzouk menekankan bahwa tanpa ketabahan rakyat Palestina bersama pejuang, mustahil Presiden Biden akan mendesak Israel gencatan senjata permanen.

"Tanpa keteguhan hati rakyat Palestina dan keberanian Perlawanan mereka, kami tidak akan mendengar apa yang dikatakan Presiden Biden (baru-baru ini)," ujarnya.

Abu Marzouk juga menekankan bahwa para pejuang di Gaza memenangkan pertempuran ini dalam segala hal secara militer, terutama ketika mereka berhasil menggagalkan tujuan pendudukan Israel.

Ia mencatat bahwa semua warga Palestina, di mana pun mereka berada, turut merasakan kemenangan yang diraih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X