SENAYANPOST - Presiden Iran Ebrahim Raisi dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter usai kunjungan ke Azerbaijan bersama pejabat lainnya.
Kecelakaan helikopter tersebut terjadi sekitar sore menjelang malam hari di wilayah Varzeqan, utara Tabriz.
Diketahui, korban meninggal dunia termasuk Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian, Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur, dan imam senior dari Kota Tabriz.
Tim penyelamat berjuang melawan badai salju dan medan yang sulit sepanjang malam untuk mencapai reruntuhan pada Senin dini hari.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Jazeera, video menunjukkan tim penyelamat, mengenakan jaket terang dan obor, berkerumun di sekitar perangkat GPS saat mereka mencari di lereng gunung yang gelap gulita dengan berjalan kaki di tengah badai salju.
Baca Juga: Dinamika Eskalasi Timur Tengah Pasca Serangan Iran atas Israel
Stasiun penyiaran nasional telah menghentikan semua program regulernya semalaman untuk menayangkan doa yang diadakan untuk Raisi di seluruh negeri.
Sejauh ini, penyebab kecelakaan helikopter tersebut masih diselidiki.
Kemungkinan besar kecelakaan ini terjadi karena adanya cuaca buruk.
Hal ini juga diperkuat saat tim pencari dan evakuasi berjuang keras untuk mencari bangkai helikopter di tengah kabut tebal dan cuaca dingin.
Sosok Presiden Ebrahim Raisi
Ebrahim Raisi yang berusia 63 tahun ini adalah tokoh yang mewakili faksi konservatif dan garis keras dalam politik Iran.
Baca Juga: IRAN; KEKUATAN REGIONAL YANG DIKUCILKAN ?
Sebagai mantan hakim agung, Raisi disebut-sebut sebagai calon penerus Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang berusia 85 tahun.
Artikel Terkait
Israel Kirim Serangan Balik ke Iran, Ledakan Terdengar di Pusat Kota Isfahan
Israel Serang Iran, Tiga Drone Jatuh Usai Ledakan di Isfahan
Heboh Dugaan Serangan Drone Israel ke Isfahan, Menlu Iran Justru Bilang Begini
IRAN; KEKUATAN REGIONAL YANG DIKUCILKAN ?
Dinamika Eskalasi Timur Tengah Pasca Serangan Iran atas Israel