"Tidak ada partai yang dapat memaksakan kehendak dan rencana politiknya kepada mereka," kata Amir Abdollahian.
Haniyeh melaporkan ketabahan rakyat Palestina dan kelompok Perlawanan mereka di Gaza dan Tepi Barat, serta rencana dan inisiatif politik yang disarankan untuk mengakhiri agresi Israel di Gaza dan pertukaran tahanan, sambil menekankan bahwa Perlawanan kelompok menjaga kesatuan dan integrasi.
Baca Juga: AS Tembak Jatuh Drone Houthi Yaman, Menlu Inggris Tuding Iran Ada di Balik Kelompok Militan
Amir-Abdollahian juga mengadakan pembicaraan terpisah dengan Al Nakhalah, di mana ia menyatakan perlunya upaya berkelanjutan Palestina, regional, dan internasional untuk segera menghentikan kejahatan Israel di Gaza, memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina, dan menentang pemindahan paksa apa pun rakyat Palestina.
Dia menegaskan kembali kekaguman dan pujiannya terhadap Perlawanan dan menggarisbawahi pentingnya rakyat Palestina menentukan masa depan mereka.
Al-Nakhalah menyatakan dukungannya kepada negara Iran, pemimpinnya, dan Presidennya atas komitmen mereka terhadap kebebasan Palestina.
Beliau menyinggung perlawanan heroik rakyat Palestina dan kelompok-kelompok di Gaza dan Tepi Barat, serta menekankan bahwa rakyat dan perlawanan Palestina akan menang dalam perjuangan mereka melawan pendudukan Israel.***
Artikel Terkait
Ambisi Penjajah Israel Musnahkan Hamas, Menlu Iran: Tidak Akan Pernah Bisa
AS Tuding Iran Terlibat Banyak dalam Upaya Blokade Houthi di Laut Merah
AS Tembak Jatuh Drone Houthi Yaman, Menlu Inggris Tuding Iran Ada di Balik Kelompok Militan
Presiden Iran Minta AS dan Israel Diadili Atas Kejahatan terhadap Kemanusiaan: Mereka Bukan Pendukung Perdamaian
Arab Saudi dan Iran Kompak Desak Israel Hentikan Perang di Gaza