SENAYANPOST - Anggota Politbiro Hamas, Osama Hamdan menegaskan agar Mahkamah Internasional atau ICJ tak gentar dengan tekanan dari Amerika Serikat (AS).
Sebagaimana diketahui, minggu ini ICJ menggelar audiensi pertama dari Afrika Selatan dalam kasus kejahatan genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza, Palestina.
Selain itu, Osama Hamdan menegaskan bahwa rakyat Palestina akan tetap sabar dan tabah menghadapi kejahatan genosida yang berlangsung setiap hari dalam tiga bulan terakhir ini.
Ia juga mengungkapkan bahwa tawanan Israel tidak akan dibebaskan kecuali di bawah persyaratan yang diajukan kelompok pejuang Palestina.
Baca Juga: Usai Kunjungan AS, PM Israel Benjamin Netanyahu Bantah Gusur Warga Gaza: Kami Memburu Hamas
Hamdan meminta PBB di bawah Sekretariat Jenderal (Sekjen) untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat di Gaza untuk mengatasi tekanan Amerika dan memastikan bahwa bantuan dikirim ke Gaza.
Berbicara kepada orang-orang Palestina dalam konferensi pers pada hari Rabu, Hamdan memuji semua pahlawan Gaza dalam sebuah pernyataan.
"Pesan yang diberkati kepada orang-orang kita, orang-orang dari brigade al-Qassam, brigade al-Quds, dan semua pahlawan di Gaza," kata Osama Hamdan pada 10 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.
Menyinggung kejahatan Israel di Gaza, Hamdan merinci bahwa pendudukan Israel, yang ia sebut sebagai Nazi, belum meninggalkan satu kejahatan pun yang tidak dilakukan terhadap perempuan dan anak -anak, mengingat penghancuran rumah sakit dan sekolah mereka.
Baca Juga: Link Live Streaming Audiensi Afrika Selatan di ICJ Terkait Kejahatan Genosida Israel di Palestina
"Orang -orang kami di Jalur Gaza menghadapi kematian, dan situasinya adalah bencana, dan siapa pun yang tidak meninggal karena pemboman itu meninggal karena kelaparan dan penyakit," ujarnya.
Dia menyatakan harapan bahwa PBB yang baru ditunjuk untuk urusan kemanusiaan dan koordinator bantuan darurat di Gaza, Sigrid Kaag, akan dapat mengatasi tekanan dari Israel dan AS dan memastikan pengiriman bantuan ke Gaza.
Dia juga menekankan bahwa pendudukan belum mencapai tujuan apa pun dalam serangan tiga bulan yang kejam terhadap rakyat Gaza.
Hamdan menambahkan bahwa para tawanannya tidak akan dikembalikan kecuali di bawah kondisi perlawanan, menyambut inisiatif Arab atau Islam apa pun yang berhenti agresi Israel.
Artikel Terkait
Propaganda Hamas Sukses Bikin Warga Israel Ini Mencak-mencak, Tuding IDF Pembunuh
Benjamin Netanyahu Keukeuh Lanjutkan Perang hingga Warga Gaza 'Deportasi', Hamas: Ini Rencana Konyol
Tanggapan Resmi Hizbullah Atas Syahidnya Petinggi Hamas Saleh Al Rouri, Kirim 62 Rudal ke Kawasan Militer Meron
Sempat Viral Joget TikTok, Empat Terduga Tentara IDF Ini Ditangkap Sayap Militer Hamas
Usai Kunjungan AS, PM Israel Benjamin Netanyahu Bantah Gusur Warga Gaza: Kami Memburu Hamas