SENAYANPOST - Juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah mengatakan bahwa tiga tahanan Hamas yang merupakan lansia diduga kuat tewas dalam serangan udara tentara IDF (Israel Defense Force).
Hal ini disampaikan langsung Abu Ubaidah dalam telegram resmi Brigade Al Qassam belum lama ini.
Sebelumnya, sayap militer Hamas ini merilis sebuah video yang ditujukan kepada pemerintah Israel terkait tiga lansia yang menjadi tahanan tersebut.
Video tersebut berjudul 'Jangan Biarkan Kami Menua'.
Baca Juga: Cuitan Satir Motaz Azaiza di Tengah Bombardir Israel di Gaza: Tidak Perlu Repot-repot Boikot
Tiga lansia tersebut diketahui adalah Haim Gershon Perry, Yoram Itak Metzger, dan Amiram Israel Cooper.
Abu Ubaidah juga mengungkap ada dua tahanan lainnya yang dijaga oleh pasukan pejuang.
Brigade Al Qassam mengaku hilang kontak dengan tim yang menjaga kelima tahanan tersebut.
"Karena pemboman tersebut angkatan udara yang keji memutus kelompok yang bertanggung jawab atas lima tahanan Zionis dan dari mereka," kata Abu Ubaidah pada 24 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari akun Telegram resmi Brigade Al Qassam.
Baca Juga: Anime Spy X Family Season 2 Episode 12 Sub Indo Kapan Tayang? Simak Jadwal Tayang dan Link Nonton
Hamas memperkirakan kelima tahanan termasuk tiga lansia yang disebutkan sebelumnya tewas akibat serangan udara tentara IDF.
"Kami memperkirakan para tahanan itu terbunuh karena pemboman Angkatan Udara (Israel) di Jalur Gaza," lanjutnya.
Dalam rilis video singkat, Hamas juga meminta para keluarga tahanan untuk bertanya kepada Benjamin Netanyahu.
Kemungkinan besar berita tersebut tidak disampaikan kepada keluarga tahanan.
Artikel Terkait
IDF Temukan Terowongan Besar Hamas di Perbatasan Gaza Utara
Warga Israel Putus Asa Usai 2 Bulan Lebih Jadi Sandera Hamas: Kami Tidak Ingin Menua di Sini
Israel Kena Prank Lagi Usai Temukan Terowongan Besar, Hamas: Anda Terlambat, Misi Sudah Selesai
Profil Yahya Sinwar, Salah Satu Pimpinan Hamas di Balik Operasi Badai Al Aqsa
Petinggi Sayap Militer Hamas Minta Syarat Ini di Tengah Negosiasi Palestina dan Israel