Dahdouh, seorang koresponden Gaza, sangat dikenal oleh pemirsa di Timur Tengah setelah bulan lalu mengetahui dalam siaran langsung yang emosional bahwa istri, putra, putri dan cucunya tewas dalam apa yang menurut jaringan itu sebagai serangan udara Israel.
Baca Juga: Cara Cek DPT Online, Klik Link Berikut Ini untuk Lihat Status Daftar Pemilih Tetap di Pemilu 2024
Perang dua bulan di Gaza telah memakan banyak korban jiwa bagi para jurnalis, dengan sedikitnya 64 reporter dan pekerja media tewas, kata Komite Perlindungan Jurnalis pada hari Jumat.
CPJ meminta pihak berwenang internasional untuk 'melakukan penyelidikan independen atas serangan tersebut untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku'.
Ketika ditanya tentang pembunuhan Samer Abu Daqqa, juru bicara keamanan nasional
Baca Juga: Resep Jagung Bakar Mentega, Gampang dan Nikmat
Gedung Putih John Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya masih mengumpulkan data terkait Israel yang dengan sengaja menyerang para jurnalis.
"Kami masih belum memiliki indikasi bahwa Israel sengaja mengejar jurnalis yang meliput perang ini," kata John Kirby.***
Artikel Terkait
Israel Kehilangan Dukungan Internasional Buntut Konflik Gaza, Joe Biden Blak-blakan Kritik PM Benjamin Netanyahu
Kolonel Senior Israel Pimpin Pasukan Elit, Tewas dalam Pertempuran di Shejaiya Gaza
10 Tentara Israel Tewas dalam Penyergapan di Gaza, Salah Satunya Kolonel Senior IDF
Israel Terus Bombardir Gaza, Joe Biden Tekan Benjamin Netanyahu Minimalisir Korban Sipil
Rencana KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 Buka RS Lapangan di Gaza, Ini Kata Pengamat Singapura