Ternyata di bawahnya didapat bonggol tua yang berwarna cokelat.
"Bonggol tua seperti itu teman-teman, tapi kalau mau rumpun ya itu ditangkring," imbuhnya.
Ia menyarankan agar bagian akar yang agak kuning ini dibuang saja.
"Bagian yang agak kuning ini dibuang saja," jelasnya.
Baca Juga: Konser Coldplay di Jakarta Diprotes, Begini Tanggapan Chris Martin
Agar bisa tumbuh sehat dengan warnanya yang khas, tanaman aglonema ini butuh peremajaan.
"Aglonema itu butuh peremajaan, jadi nggak bisa gede (terus-menerus tumbuh besar)," katanya.
Berdasarkan pengalaman pribadinya, aglonema ada waktunya untuk dipotong-potong.
Baca Juga: Kapan Orang Tua Gugur Memberikan Aqiqah kepada Anaknya?
"Ada waktunya kita itu harus memotong-motong dia," jelasnya.
Dengan begitu akan muncul tunas-tunas baru, Endah kemudian memperlihatkan tanaman aglonema yang masih kecil di kebunnya.
"Nanti bisa tumbuh apa istilahnya, generasi baru yang mungil-mungil kayak gini," ujarnya.
Baca Juga: Joe Biden dan Partai Republik Belum Sepakat, AS Terancam Gagal Bayar Plafon Utang Rp463.000 Triliun
Sementara itu, bonggol tua yang tadi sudah dipotong dibersihkan dan bisa untuk ditanam kembali.***
Artikel Terkait
Berkah Temboro, Kafe Instagrameble di Madinah van Java
Tasbih, Hadiah Paling Tren di Arab Saudi
10 Cara Ampuh Atasi Kecanduan Main Judi Slot, Nomor 7 Paling Mudah untuk Dilakukan
Apa Itu FOMO? Simak 5 Tips Ampuh untuk Mengatasinya
Jangan Salah! Ini Racikan Media Tanam Aglonema Terbaik ala Endah Hudoro