SENAYAN POST - Menteri Keuangan, Sri Mulyani akhirnya buka suara terkait transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun dalam Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Sri Mulyani mengaku belum mendapatkan informasi lanjutan terkait transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun dari PPATK atau Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Namun, Sri Mulyani sudah menghubungi Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana terkait transaksi Rp300 triliun ini.
Baca Juga: Film One Piece Red Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi dari Japan Anime Awards ke-46
Kabarnya, transaksi mencurigakan di Kemenkeu ini melibatkan setidaknya 460 orang.
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi Rp300 triliun itu hitungannya dari mana," kata Sri Mulyani pada 11 Maret 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Ke depannya, pihaknya akan mendalami transaksi tersebut dari mana asalnya dan siapa yang terlibat.
Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi, Dua Desa Terdampak
"Transaksinya apa saja, siapa yang terlibat. Dalam hal ini, silakan teman-teman media nanti tanya ke Pak Ivan (Kepala PPATK)," lanjutnya.
Sri Mulyani mengaku belum mendapatkan informasi lebih rinci terkait transaksi yang disebut-sebut ada dari tahun 2009.
"Kalau teman-teman media hari ini tanya ke saya, jawaban saya masih sama dengan kemarin," terangnya.
Baca Juga: Begini Cara Merawat Dek Motor Matik
Meskipun begitu, pihaknya sudah menghubungi Kepala PPATK untuk mendalami perihal ini.
"Saya belum dapat tambahan informasi. Saya sudah kontak Pak Ivan dan dengan izin Pak Mahfud MD, saya akan tanyakan Rp300 triliun itu seperti apa," bebernya.
Artikel Terkait
Rafael Alun Trisambodo Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, Kemenkeu Sebut Sri Mulyani Setujui Usulan Pemecatan
Suaminya Punya Moge, Sri Mulyani: Tidak Pernah Dipakai
Menkeu Sri Mulyani Tanggapi Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun: Menurut PPATK...
Kemenkeu Diterpa Isu Tak Sedap, Mahfud MD Sebut Punya Semangat yang Sama dengan Sri Mulyani
Film One Piece Red Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi dari Japan Anime Awards ke-46