Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Isu Kas Negara Menipis dan Pastikan Kondisi APBN Tetap Sehat

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Sabtu, 25 April 2026 | 16:18 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat media briefing di BKPP jakarta selatan pada Jumat. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat media briefing di BKPP jakarta selatan pada Jumat. (Dimas Choirul/JawaPos.com)

SENAYANPOST — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam kondisi sangat sehat dan mampu menjalankan tugas untuk membiayai program pemerintah serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kondisi APBN ini disampaikan Purbaya sekaligus membantah isu yang beredar di media sosial bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun.

"Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar," kata Purbaya dalam media briefing di Jakarta, Jumat (24/4/26).

Ia menekankan bahwa hingga saat ini kas negara sangat melimpah dan mampu membiayai program prioritas pemerintah serta memberikan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Fondasi Ekonomi RI Tetap Solid di Tengah Fluktuasi Rupiah

"Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak," terangnya.

Purbaya menjelaskan bahwa dana Rp120 triliun merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah yang selama ini disimpan di Bank Indonesia.

Ia merinci, pemerintah masih memiliki SAL sebesar Rp420 triliun yang belum digunakan sama sekali. Selain ditempatkan di BI sebagai simpanan, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan dalam bentuk deposito yang dapat dicairkan kapan saja saat dibutuhkan.

"Yang Rp300 triliun kita masukkan ke perbankan supaya ada tambahan likuiditas dan kredit bisa berjalan. Itu yang saya sebut sebagai penguasaan kebijakan moneter," ujarnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Cinta Kita, Tohpati feat Fabio Asher

Purbaya menambahkan, langkah menyimpan dana di perbankan juga merupakan bagian dari upaya mendorong perekonomian, karena bunga simpanannya dapat digunakan untuk membiayai program pemerintah.

Langkah yang ditempuh pemerintah dalam menjaga APBN tetap sehat dan kredibel, kata Purbaya, mendapat pujian dari investor saat berkunjung ke Amerika Serikat (AS) pekan lalu.

"Jadi saya ingin menegaskan lagi, kondisi APBN baik. Bahkan, investor di sana kagum. Mereka sudah tidak lagi mempertanyakan soal defisit dan lain-lain, semuanya sudah jelas bagi mereka. IMF dan Bank Dunia juga sama, tidak menanyakan hal itu lagi," pungkasnya. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X