AFTECH, Easycash, dan IARFC Luncurkan Modul MOJANG untuk Gen Z

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Rabu, 11 Februari 2026 | 22:08 WIB
PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia meluncurkan MOJANG (Modul Bijak Keuangan). (Dok. Promedia)
PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia meluncurkan MOJANG (Modul Bijak Keuangan). (Dok. Promedia)

 

SENAYANPOST - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) dan IARFC Indonesia resmi meluncurkan Modul Bijak Keuangan (MOJANG) di Jakarta, Selasa (10/2/26). Program ini bertujuan memperkuat literasi keuangan generasi Gen Z dan Milenial di tengah pesatnya adopsi layanan keuangan digital.

Peluncuran ini didasari atas data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan adanya kesenjangan signifikan. Meski indeks inklusi keuangan nasional mencapai 80,51%, tingkat literasi baru menyentuh angka 66,46%. Khusus pada kelompok usia 18–25 tahun, inklusi telah mencapai 89,96%, namun literasi tertinggal di angka 73,22%.

Kepala Divisi Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Naomi Triyuliyani, mengapresiasi kehadiran MOJANG sebagai sarana edukasi praktis. Ia berharap modul ini dapat membangun kesadaran serta keterampilan anak muda dalam mengambil keputusan finansial yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Jual Akun YouTube Rp20 Miliar, Bobon Santoso Akui Tak Sanggup Lagi Tutupi Besarnya Biaya Produksi

Sekretaris Jenderal AFTECH, Firlie Ganinduto, menekankan bahwa inovasi teknologi finansial harus berjalan beriringan dengan perlindungan konsumen. "MOJANG menjadi contoh kolaborasi strategis agar generasi muda tidak hanya memiliki akses, tetapi juga pemahaman dalam menggunakan layanan digital," ujarnya.

Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo, menjelaskan bahwa MOJANG dikemas dengan pendekatan ringan dan kontekstual. Modul ini mencakup topik krusial seperti pengelolaan arus kas, manajemen utang, hingga cara membedakan platform legal dan ilegal. Ia menegaskan pentingnya prinsip #MulaiDariMOJANG agar anak muda memahami risiko sebelum aktif menggunakan layanan keuangan.

Senada dengan hal tersebut, Chairman IARFC Indonesia, Aidil Akbar Madjid, menyoroti pentingnya menjaga reputasi kredit. Menurutnya, rekam jejak kredit adalah cerminan perilaku finansial yang menentukan akses terhadap layanan masa depan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan generasi muda dapat terhindar dari fenomena gagal bayar dan mampu membangun masa depan finansial yang berkelanjutan. *

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X