Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Sentralisasi Sistem Bea Cukai: Daerah Tak Bisa Main-main Lagi

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 9 Desember 2025 | 21:09 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ultimatum jajaran Dirjen Bea Cukai untuk perbaiki kinerja, sebut daerah tidak bisa main-main lagi. (Instagram.com/@menkeuri)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ultimatum jajaran Dirjen Bea Cukai untuk perbaiki kinerja, sebut daerah tidak bisa main-main lagi. (Instagram.com/@menkeuri)

SENAYANPOST - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ultimatum jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai belum lama ini.

Bendahara negara itu menyatakan siap 'merumahkan' seluruh pegawai jika lembaga tersebut tidak mampu memperbaiki kinerja dalam setahun.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin, 8 Desember 2025.

Purbaya menegaskan, peringatan keras tersebut sudah ia sampaikan langsung kepada pihak Bea Cukai.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Peringatkan Pengusaha Balpres, Sebut Jangan Serang Pemerintah Kalau Tak Bersih

Menurutnya, langkah ekstrem menjadi pilihan karena berbagai persoalan di institusi tersebut sudah terlalu lama terjadi dan membutuhkan penanganan menyeluruh.

"Karena kan ke Bea Cukai sudah clear, saya bilang ke mereka kalau Anda nggak bisa perbaiki dalam waktu setahun dari kemarin, ada kemungkinan besar bea cukai dirumahkan seluruh pegawainya," ujar Purbaya.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menyebut bahwa konsekuensi itu tidak hanya berupa pencopotan sementara, tetapi dapat berujung pada pemberhentian hingga masa pensiun tanpa menerima gaji.

"Jadi mungkin dirumahin aja sampai pensiun, nggak dibayar. Dengan semangat seperti itu saya pikir orang kita cukup pintar untuk digebuk sedikit, apalagi digebuk banyak," tegasnya.

Baca Juga: Anggota DPR Sorot Skema TKD Nasional di Bawah Menkeu Purbaya, Sebut SOP Kemenkeu Tak Jelas

Pusatkan Keputusan di Jakarta

Untuk mencegah praktik-praktik penyimpangan di lapangan, Purbaya menyebut pemerintah juga sedang menyiapkan perubahan sistem yang akan memusatkan seluruh pengambilan keputusan di Jakarta.

Menurutnya, kewenangan daerah dalam proses tertentu akan dipangkas agar celah permainan dapat ditutup.

"Sampai sekarang kita akan tarik ke Jakarta di mana yang memutuskan hanya Jakarta, sehingga daerah enggak bisa main-main lagi. Itu sistemnya sedang kita kembangkan, mungkin Maret tahun depan sudah berjalan dengan penuh," kata Purbaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X