Soemitro Economic Forum Rekomendasikan Marketplace Merah Putih Perkuat Kedaulatan Digital

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Jumat, 13 Maret 2026 | 05:07 WIB

SENAYANPOST - Bertempat di Kraton Majapahit Jakarta, Soemitro Economic Forum yang digelar oleh Soemitro Center untuk memperingati 500 hari dilantiknya Presiden Prabowo Subianto merekomendasikan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk mendirikan platform digital Marketplace Merah Putih.

"Merekomendasikan adanya Marketplace Merah Putih, dibentuk, dinaungi dan didanai oleh Danantara untuk menguasai ekosistem MarketPlace dari data, algoritma hingga pengiriman," tegas Ketua Soemitro Center Harryadin Mahardika pada Kamis 12 Maret 2026.

Pernyataan ini merupakan jawaban dari seorang penanya yang merupakan pengusaha tektil yang mengandalkan platform marketplace untuk berjualan online, akan tetapi dikenakan biaya administrasi di atas 30 persen dari harga barang dan kemudian pajak. Tidak hanya itu, serbuan barang-barang impor yang serupa dengan produksi dalam negeri, telah mencekik kalangan pengusaha sehingga mengalami kesulitan termasuk dalam menggaji karyawan dan pegawai, karena adanya persaingan yang tidak sehat.

Mendukung gagasan tersebut, Chief Economist di Trimegah Securitas Fakhrul Fulvian menegaskan bahwa dibentuknya marketplace yang kemudian menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga akan melindungi kedaulatan negara atas data masyarakat dan pengawasan atas algoritma.

"MarketPlace tidak hanya soal barang tapi juga soal data kita," ungkapnya. 

Perputaran uang di marketplace pada tahun 2025 diperkirakan mencapai  Rp1.200-1.300 triliun yang  71 persen di antaranya berasal dari marketplace seperti Shopee, TikTok Shop/Tokopedia, dan Lazada. 

Pemikiran ekonomi Prof Soemitro Djojohadikusumo yang disebut dengan Soemitronomics bercita-cita mewujudkan industrialisasi nasional yang berpondasi pada kepemimpinan negara, kemitraan sektor swasta dan integrasi cerdas dengan ekonomi global. 

Diharapkan, dengan adanya BUMN Marketplace Merah Putih, nantinya dapat mewujudkan pasar digital baru sebagai platform yang mempermudah transaksi dengan biaya admin yang lebih rendah dan menjadi pemasukan negara, serta mewujudkan kedaulatan ekonomi digital bagi Bangsa Indonesia yang lebih mandiri.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X