polhukam

Sekjend Partai Demokrat Ungkat Detail Pertemuan Jokowi, SBY, dan AHY

Kamis, 1 Juni 2023 | 16:00 WIB
Demokrat ungkap detail pertemuan Jokowi, SBY, dan AHY

SENAYAN POST - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat mengungkapkan bahwa terdapat empat pertemuan yang berlangsung antara petinggi partai tersebut dengan Presiden Joko Widodo.

Pertemuan tersebut terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta Ketua Umum partai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), adalah dua tokoh utama yang terlibat dalam pertemuan tersebut selama hampir satu dekade kepemimpinan Jokowi.

Tiga dari keempat pertemuan ini diinisiasi oleh Istana.

Baca Juga: Pemilu 2024: Ramai Wacana Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, Pengamat TII Justru Bilang Begini

"Empat kali pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Bapak SBY, dan Ketum AHY, terjadi 2-3 tahun yang lalu," ungkap Riefky dalam keterangannya Rabu, 31 Mei 2023.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, SBY dan Jokowi telah bertemu sebanyak empat kali dalam tiga tahun terakhir.

Sedangkan AHY hanya tercatat menghadiri satu pertemuan dengan Jokowi.

Riefky menjelaskan bahwa pertemuan-pertemuan ini terjadi sekitar 2-3 tahun yang lalu dan tidak dapat disamakan dengan pertemuan antara presiden dengan partai-partai koalisi.

Baca Juga: 2 Pendekatan Lain yang Perlu Dilakukan Pemerintah soal KKB Papua, Connie Rahakundini: Seharusnya Pak Tito...

Lebih lanjut, Riefky menegaskan bahwa tiga pertemuan ini diadakan pada malam hari atas inisiatif Presiden Jokowi, bukan atas permintaan dari Partai Demokrat.

Keempat pertemuan ini berlangsung di berbagai tempat, termasuk Istana Merdeka pada 10 Oktober 2019.

Pertemuan lainnya terjadi saat SBY dan AHY menghadiri Gala Dinner G-20 di Bali pada November 2022, serta saat mereka menghadiri pernikahan Kaesang di Solo pada Desember 2022.

Selain itu, Jokowi juga mengundang AHY ke Istana Bogor untuk mendengar klarifikasi terkait isu 'kudeta' Partai Demokrat yang melibatkan Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Halaman:

Tags

Terkini