polhukam

Opini: Ganjar, Hadiah Idul Fitri?

Sabtu, 22 April 2023 | 18:45 WIB
Presiden Jokowi mengapresiasi penetapan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. (Foto: YouTube PDIP)

Maka diputuskan Jokowi yang maju dan menang. Mega tentu paham kapasitasnya memimpin partai "is okay," tapi untuk memimpin negara peluangnya sudah lewat.

Baca Juga: One Piece: 5 Buah Iblis yang Pas untuk Nami, Ada Mero Mero no Mi hingga Uo Uo no Mi, Model: Seiryuu

Hitung-hitung dia sudah tiga kali gagal memenangi persaingan. Pertama waktu dikalahlan Gus Dur dalam pemilihan Presiden di Sidang Istimewa MPR.

Kedua dan dan ketiga berturut-turut diempaskan SBY dalam pilpres pada 2004 dan 2009. Maka Megawati cukup puas menghantar Jokowi dua kali dan kelak (harapannya) mengantar GP menjadi penguasa negeri.

Kita tunggu, di Februari 2024 nanti apakah "hadiah Idul Fitri" kali ini, dapat mewujudkan impian Megawati dan sebagian rakyat di Republk ini atau malah menjadi antiklimaks perjalanan partai banteng "moncong putih" itu karena ditundukkan matador nan piawai.

Pesaing GP kali ini lumayan berat. Anies Baswedan yang diusung tiga parpol: Nasdem, Demokrat, dan PKS yang tergabung dalam Koalisi Perubahan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Android Terbaik untuk Mencatat di Tahun 2023, Mulai dari Google Keep hingga Squid

Prabowo Subyanto yang sudah jauh hari mengkonsolidasikan pendukung di berbagai daerah. Berikutnya Prabowo Subiyanto yang kini berada dalam Koalisi Besar: Golkar, PAN, PPP, Gerindra, dan PKB. Juga besar dalam persentase maupun jumlah partai pendukung.

Apakah koalisi akan mengusung Prabowo atau mereka bergabung dengan PDIP dengan memasang Prabowo sebagai Cawapres? Ini masih menjadi soal.

Jika Koalisi Besar jadi bergabung dengan PDI untuk mencalonkan GP dan Prabowo, maka hanya akan ada dua pasangan capres-cawapres.

Tapi jika Gerindra mencapreskan Prabowo bersama PKB, akan ada sedikitnya tiga pasangan.

Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2023 Sejauh Ini Lancar, Kapolri Sebut Rekayasa Lalu Lintas Berjalan Baik

Tinggal tiga parpol: Golkar, PAN, dan PPP, apakah akan bergabung dengan PDIP, Gerindra-PKB, atau berdiri sendiri. Jika KIB itu berdiri sendiri maka akan ada empat pasang calon. "Gayeng", jadi banjak pilihan dan banyak kemungkinan.

Selamat Idul Fitri.***

Halaman:

Tags

Terkini