polhukam

Munaslub Partai Golkar Menguat, Paijo Parikesit: Idrus Marham Layak Gantikan Bahlil Lahadalia

Kamis, 7 Agustus 2025 | 22:02 WIB
Paijo Parikesit menilai Idrus Marham layak gantikan Bahlil Lahadalia di tengah isu Munaslub Golkar akhir-akhir ini. (Golkarpedia.com)

Meritokrasi Politik yang Teruji

Dalam hal meritokrasi, Paijo menilai bahwa Idrus Marham jauh melampaui sebagian besar nama yang beredar.

Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Golkar, anggota DPR RI beberapa periode, serta Menteri Sosial dalam kabinet Presiden Jokowi.

Jam terbang dan pengalaman itu menjadi bukti bahwa Idrus memiliki kualifikasi yang sah dan kredibel untuk memimpin partai.

"Secara meritokrasi, Idrus sangat layak. Ia sudah naik dari bawah, meniti karier politik dengan kerja keras, bukan hasil pencitraan instan. Golkar butuh ketua umum yang paham betul denyut nadi kader dan rakyat," jelas Paijo.

Baca Juga: Lirik Lagu Jellyous, ILLIT x Shopie Powers

Kasus KPK: Bentuk Kriminalisasi Politik

Meski sempat tersangkut kasus hukum oleh KPK, Paijo menyebut hal itu sebagai bagian dari dinamika politik yang sarat rekayasa. Dalam fakta persidangan, Idrus tidak terbukti menerima aliran dana korupsi sepeser pun.

"Kasus itu jelas bentuk kriminalisasi politik. Pengadilan tidak pernah membuktikan bahwa Idrus menikmati uang haram. Justru ia menjadi korban konflik internal kekuasaan saat itu. Sudah saatnya kita memulihkan nama baiknya," tegas Paijo. 

Momentum Kembalinya Golkar ke Akar

Dengan munculnya nama Idrus Marham sebagai kandidat kuat Ketua Umum, Munaslub Golkar bukan hanya soal regenerasi, tetapi menjadi momentum untuk mengembalikan Golkar ke akarnya sebagai partai kader dan partai ideologi.

"Idrus adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan Golkar. Ia punya kapasitas, legitimasi historis, dan dukungan emosional dari akar rumput.

Bila Munaslub jadi digelar, Idrus adalah pilihan logis dan strategis untuk menyelamatkan Golkar," pungkas Paijo Parikesit.***

Halaman:

Tags

Terkini