Mudik sambil Puasa, Jangan Lakukan Ini Agar Tak Mengantuk ketika Mengendarai Mobil

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 20 April 2023 | 16:06 WIB
Ilustrasi mengantuk saat mengemudi (Tangkapan layar)
Ilustrasi mengantuk saat mengemudi (Tangkapan layar)

SENAYANPOST - Perjalanan mudik untuk menuju kampung halaman guna memeriahkan Hari Raya Idul Fitri, sudah mulai terjadi.

Khusus pengemudi mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mudik sambil puasa.

Pasalnya tanpa menerima asupan makanan dan minuman, tubuh biasanya lebih cepat lelah, hingga hilang kosentrasi.

“Autofamily wajib menjaga kondisi tubuh supaya tidak muda lelah, dan mengantuk,” ujar Customer Development & Marketing Communication Head Auto2000, Cahaya Fitri Tantriani dikutip Senayan Post.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Mulai Meningkat Jelang Lebaran 2023, Jokowi Imbau Agar Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Menurut Tantriani, agar tidak mudah mengantuk saat berpuasa pastikan mengatur pola makan, dan pola tidur. Sehingga ketika berkendara tidak membahayakan diri sendiri, atau pengguna jalan lainnya.

Hal pertama yang dapat membantu pengendara mobil dari rasa kantuk ketika berpuasa adalah mengatur jam tidur. Jadwal tidur harus dilakukan secara konsisten untuk tidur lebih awal.

Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan kualitas, dan kuantitas tidur. Sebab jika kurang tidur dapat menyebabkan tubuh merasa mengantuk di siang hari. Usahakan untuk sering terpapar sinar matahari, untuk memperkuat jam biologis.

Hindari cahaya layar gadget, atau televisi sebelum tidur malam untuk mencegah kelelahan. Berikutnya, wajib menjaga pola makan, karena diet yang seimbang dapat membuat tidur lebih baik dan pulas.

Baca Juga: Moonbin ASTRO Dinyatakan Meninggal Dunia di Kediamannya, Fantagio Rilis Pernyataan Resmi

Jangan terlalu kenyang saat sahur karena akan mengantuk, sisa kantuk yang masih tertinggal dapat membuat refleks dan konsentrasi tubuh menurun. Kendalikan nafsu makan ketika buka puasa mengingat masih harus menyetir mobil.

Karena jika tertalu kenyang, saat berada di balik kemudi perut akan terasa kurang nyaman. Ditambah, serangan kantuk yang dapat terjadi kapan saja akibat kadar gula darah dalam tubuh yang melonjak drastis.

Terakhir adalah hindari minuman berkafein tinggi saat berbuka puasa, karena di malam harinya tubuh akan sulit diajak tidur bagi sebagian orang hal itu dirasakan. Termasuk menghindari minuman bersoda, terutama yang memiliki gangguan lambung.

Perbanyak minum air putih sebagai pengganti konsumsi di siang hari, untuk menjaga tubuh tidak mudah lemas karena dehidrasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Cara Federal Oil Edukasi Konsumennya Soal Produk Asli

Jumat, 10 Oktober 2025 | 15:04 WIB
X