nasional

Jangan Panik, Begini Caranya Jika Saldo e-Toll Habis ketika Ingin Bayar Tol

Selasa, 25 Juli 2023 | 23:28 WIB
ilustrasi bayar jalan tol

SENAYANPOST - Bayar tol dengan cara menempelkan kartu e-Toll sudah berjalan lama, namun tak sedikit pengemudi kendaraan yang kehabisan saldo uang elektronik ketika hendak bayar tol di gerbang tol.

Nah, ketika mengalami kehabisan saldo e-Toll ketika hendak bayar tol, sebaiknya pengemudi tidak panik apalagi hingga memundurkan mobilnya.

Melalui akun Instagram resminya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memberikan imbauan kepada pengemudi yang mengalami kehabisan salso uang elektronik ketika bayar tol.

"Pernah mengalami saldo e-Toll kehabisan atau saldo kurang saat melakukan tapping di Gerbang Tol? Pasti bingung atau panik sih....Saran mimin, jangan panik.. calm. Tetap tenang dan jangan memundurkan kendaraan untuk keluar atau pindah dari gardu tol,” tulis akun @pupr_bpjt.

Baca Juga: Keuntungan Lain dengan Sistem Bayar Tol tanpa Buka Kaca Mobil atau MLFF

Untuk lebih jelasnya, berikut 4 solusi untuk mengantisipasi kendala saldo kartu uang elektronik habis atau kurang di gerbang tol:

1. Pengendara dapat menekan tombol bantuan yang terletak di gardu tempat pembayaran, berdekatan dengan tombol 'Cetak Struk'. Dengan menekan tombol tersebut, petugas akan datang membantu.

2. Pengendara dapat langsung meminta bantuan petugas di sekitar gerbang tol dan menjelaskan kepada petugas bahwa saldo kartu uang elektronik tidak mencukupi, lalu ikuti arahan petugas tersebut.

Mungkin kartu akan diisi ulang secera langsung atau juga diminta membayar secara tunai dan diarahkan untuk mengisi di rest area terdekat.

Baca Juga: Kronologi Sopir Bayar Tol Cikampek Hingga Rp724 Ribu, Biasanya Tak Sampai Rp100 Ribu

3. Pengendara dapat melakukan Top up saldo kartu uang elektronik dengan aplikasi mobile banking di ponsel sesuai bank provider yang digunakan.

4. Jika saldo kartu uang elektronik kurang, sobat dapat mengisi juga di rest area terdekat atau gerai minimarket yang tersedia.

Admin akun BPJT juga mengingatkan, ketika saldo tidak cukup di gerbang tol sistem transaksi tertutup, pengemudi jangan mengganti kartu yang berbeda dari saat masuk dan keluar karena dianggap menerobos, sehingga bisa dikenakan denda sebesar dua kali tarif terjauh di ruas yang sama.

Baca Juga: Viral Pengemudi Bayar Tol Cikampek Rp724 Ribu, Jasamarga Beri Penjelasan, Ini Lho Sebabnya!

Halaman:

Tags

Terkini