SENAYANPOST - Isu soal dugaan keterlibatan sejumlah tokoh besar, dalam kasus skandal korupsi yang menjerat mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) jadi sorotan publik.
Kasus tersebut mencuat ke permukaan, setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mereka sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 3 Juni 2026.
Dadan Hindayana cs diduga terlibat dalam penyimpangan perizinan titik-titik Dapur MBG, yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hingga kini tengah diusut oleh penyidik.
Usai menjadi tersangka, Sony Sonjaya juga telah resmi mengajukan Justice Collaborator (JC) usai terseret kasus korupsi tata kelola program MBG tersebut.
Baca Juga: Fakta di Balik Skandal Dugaan Penipuan Rp218 M terhadap Investor Dapur MBG, Sikap Kepala BGN Disorot
Hal yang menjadi sorotan, yakni saat pengacaranya, Krisna Murti mengklaim Sony Sonjaya sempat ditekan oleh sejumlah tokoh dengan nama-nama besar untuk mengeluarkan izin titik-titik SPPG.
Dalam kasus ini, Krisna mengaku kliennya banyak dihubungi oleh tokoh-tokoh di lingkaran eksekutif, legislatif maupun yudikatif terkait perizinan SPPG.
Krisna menyebut, terdapat 26 tokoh yang sudah ikut dilaporkan Sony kepada penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
"Eksekutif, legislatif dan yudikatif. Orang-orang itu (26 nama yang diduga terlibat) dari situ asalnya semuanya," kata Krisna kepada awak media di Jakarta.
Pengacara Sony Sanjaya itu lantas menegaskan, semua bukti komunikasi juga tercatat dengan jelas dalam ponsel milik Sony Sanjaya yang saat ini sudah disita penyidik.
Oleh sebab itu, Krisna mendorong agar bukti percakapan itu dibuka ke publik.
"Jadi semua bukti-bukti itu ada di dalam, semua bukti chat itu ada di dalam HP yang saat ini disita oleh penyidik," ungkapnya.
"Misalkan nama A berkomunikasinya dengan klien saya, si B juga, semua. Jadi semua bukti itu ada di dalam HP klien saya dan itu harus dibuka," sambung Krisna.
Dalam prosesnya, Krisna menyebut Sony mengalami tekanan baik secara langsung ataupun karena faktor kedekatan dengan sosok yang menghubunginya itu.