SENAYANPOST - Kabar duka datang dari dunia militer Indonesia.
Mayor Jenderal TNI (Purn) Haris Sudarno meninggal dunia pada Minggu, 3 Agustus 2025, dalam usia 83 tahun.
Kabar ini membawa duka mendalam, terutama bagi rekan-rekannya di dunia militer dan politik.
Salah satu tokoh yang hadir langsung melayat adalah Jenderal (Purn) AM Hendropriyono.
Didampingi sang istri, Tati Hendropriyono, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum di rumah duka.
Mayjen (Purn) Haris Sudarno dikenal sebagai perwira tinggi TNI yang memiliki rekam jejak panjang dan terhormat.
Lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 17 Desember 1941, Haris menempuh pendidikan militer di AMN Magelang dan lulus pada 1965, memilih kecabangan Infanteri sebagai ladang pengabdiannya.
Karier militer Haris terbilang cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya pada 1988, Kasdivif 2/Kostrad, dan Kasdam Jaya, hingga akhirnya menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya—jabatan terakhir sebelum memasuki masa purnatugas.
Setelah pensiun dari militer, Haris tak berhenti mengabdi.
Ia aktif di dunia politik melalui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme.
Kepergian Mayjen TNI (Purn) Haris Sudarno meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan bangsa Indonesia.***