"Kami bukan masyarakat Gaza yang sehari-harinya menghadapi kelaparan dan senjata canggih. Kami adalah negara yang kuat, tertindas karena diserang, tetapi tetap berdiri teguh membela diri," lanjut Boroujerdi.
Baca Juga: Menlu Abbas Araghchi Ungkap Kerusakan Situs Nuklir Iran di Fordow Usai Dibombardir AS
Terakhir, Dubes Iran itu kembali menegaskan pentingnya persatuan dan kebersamaan antarnegara Islam di dunia.
Menurutnya, jika umat Islam mampu merapatkan barisan, maka rezim Zionis Israel akan berpikir dua kali untuk terus melakukan agresi dan penindasan di kawasan Timur Tengah.***