"Dari hasil forensik, kami sudah bisa mengetahui bahwa siapa user yang selalu menggunakan password-nya," ungkapnya.
Menurutnya, hal itu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan bobolnya data milik pemerintah yang beberapa bulan terakhir ini viral.
"Dan akhirnya terjadi permasalahan-permasalahan yang sangat serius ini," jelasnya.
Baca Juga: Menkominfo Akui Pegawainya Jadi Pemain Judi Online
Hadi menilai dengan melibatkan BSSN dalam pengawasan maka pihaknya yakin keamanan data instansi yang ada dalam PDNS 2 akan semakin terjaga.***