SENAYAN POST - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi kembali menyuarakan isu Gaza di forum pertemuan Menlu G20 di Rio de Janeiro, Brazil.
Dalam pernyataan resminya, Menlu Retno menekankan pentingnya gencatan senjata di Gaza, Palestina.
Sebagaimana diketahui, perang antara Israel dan Palestina sudah memasuki 140.
Terlebih lagi, anggota G20 juga merupakan anggota Dewan Keamanan PBB.
"Isu ini penting untuk diangkat di G20, mengingat semua negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB juga merupakan anggota G20," kata Retno Marsudi pada 22 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Menurut Indonesia, apa yang terjadi di Gaza dan Tepi Barat saat ini bukan hanya bencana kemanusiaan tetapi mimpi buruk geopolitik.
Dalam pertemuan itu, Menlu Retno juga terang-terangan menyebutkan bahwa Israel telah melakukan kejahatan genosida terhadap rakyat Palestina.
"Saya tegaskan kepada negara-negara G20 bahwa ini bukan hanya bencana kemanusiaan, tapi mimpi buruk geopolitik," lanjutnya.
Apa yang terjadi di Gaza dan juga Tepi Barat saat ini sudah meluas dan mengancam stabilitas dan keamanan global.
Di saat yang bersamaan, Yaman tengah melakukan blokade di Laut Merah yang menargetkan kapal-kapal yang menuju Israel.
Sementara itu, Hizbullah dari Lebanon terus melancarkan serangan dari perbatasan Israel utara.
"Tidak hanya itu, dampak dari perang ini juga sudah meluas ke mana-mana dan mengancam stabilitas serta keamanan global," ujarnya.