Selain Gajah Mada, Raja Hayam Wuruk bahkan dibuat nyata dalam bentuk patung utuh di depan pintu masuk Taman Arum Udumbara. Ada pula tanaman maja yang menjadi cikal bakal nama Majapahit di kiri kanan pendopo.
Selain itu ada Makara, bendera Majapahit serta detail ukiran dan air terjun tempat bertapa Sang Mahapatih.
Rekonstruksi kejayaan Majapahit pada abad ke-14 itu bukan tanpa tujuan. Relevansi bagi kebangsaan Indonesia adalah menghadirkan aksara Jawa di tengah-tengah acara.
Ada demontrasi para siswa yang telah mahir menulis aksara Jawa. Siswa-siswa pun dengan cekatan mentranskrip pernyataan yang dilontarkan para tamu.
Baca Juga: AM Hendropriyono Isyaratkan Dukungan untuk Ganjar dan Mahfud MD, Ternyata Ini Alasannya
Atas demonstrasi itu, AM Hendropriyono mendapatkan Rekor Muri untik upayanya menghidupkan kembali aksara Jawa dalam acara ini. Jaya Suprana menyatakan inilah rekor satu-satunya di dunia di dalam bidang aksara Nusantara.***