SENAYANPOST - Pemudik yang sudah merayakan lebaran, mulai kembali ke Jakarta untuk kembali melakukan aktivitas sehari-hari, makanya volume kendaraan arus balik lebaran diprekdisi akan melonjak.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik lebaran, Polda Metro Jaya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas.
Apalagi diprediksi puncak arus balik lebaran, diprediksi akan terjadi pada 24 dan 25 April 2023.
Menurut Kombes Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya mengatakan, pihak kepolisian bersama stakeholder terkait membagi arus balik, menjadi tiga skema yaitu situasi hijau, kuning dan merah
Baca Juga: Info Mudik Lebaran: Terminal Pulo Gebang Prediksi Puncak Arus Balik 26 April 2023.
Lebih lanjut Kombes Latif mengatakan, situasi hijau ditandai dengan arus lalu lintas menuju Jakarta yang normal dan tidak ada antrean.
Rekayasa lalu lintas yang diberlakukan yakni Gerbang Tol Halim dan Cikunir berlaku normal.
“Gerbang Tol Halim dan Tol Cikunir diberlakukan normal, tidak ada rekayasa lalu lintas di arteri, petugas melakukan pengaturan dan penjagaan di gerbang-gerbang tol, seluruh off ramp dan traffic light sekitar off ramp,” ungkap Kombes Latif, dikutip dari laman resmi NTMC Polri.
Sementara untuk situasi kuning, lanjut Latif, ditandai dengan adanya kepadatan dengan kecepatan 20 Km per jam.
Baca Juga: Bukan Rp800 Miliar, Sutradara Guardians of The Galaxy Buka-bukaan Soal Gaji Pengisi Suara Groot
Saat situasi tersebut terjadi rekayasa lalu lintas one way dari Km 414 Kalikangkung hingga Km 47 diberlakukan, selanjutnya diberlakukan contraflow Km 28.
“GT Cibitung, GT Cikunir dan GT Halim ditambah card rider. Seluruh off ramp dalam kota dan JORR (Cibatu, Cikarang, Cibitung, Tambun, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Pondok Gede, Halim, Tebet, Tegal Parang, Semanggi, Pulau Dua, Jati Asih, Jati Warna, Taman Mini, Cijantung, Pasar Minggu, Mampang, Fatmawati, Pondok Kelapa, Cakung Barat, Cakung Timur, Pulo Gebang, Cilincing) dilakukan pengaturan dan penjagaan maksimal,” bebernya.
Selanjutnya untuk situasi merah, Latif menjelaskan ditandai dengan kemacetan parah arus lintas yang membuat kendaraan tidak bergerak.
Sama seperti situasi kuning, situasi rekayasa lalu lintas one way dari Km 414 Kalikangkung hingga Km 47 diberlakukan.
Artikel Terkait
Catat! Jasa Marga Imbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2023 pada Dua Tanggal Ini
Jelang Arus Balik Lebaran 2023, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way hingga Bandara Halim Perdanakusuma
Arus Balik Lebaran 2023, Ini Daftar 12 Jalan Tol yang Dapat Diskon Tarif dari Kementerian PUPR dan BUJT
Jokowi Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2023, Kemenhub Prediksi 203 Ribu Kendaraan per Hari
Info Mudik Lebaran: Terminal Pulo Gebang Prediksi Puncak Arus Balik 26 April 2023