SENAYANPOST - Pemudik yang akan menjalani mudik pada libur lebaran tahun ini diprediksi akan meningkat drastis, apalagi isu tentang penyebaran virus corona sudah mulai mereda.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo alias Presiden Jokowi, agar semua pihak yang terkait untuk menangani arus mudik agar hati-hati.
"Tahun kemarin 86 juta pemudik, ini 123 juta. Hati-hati, angka ini hati-hati," ungkap Presiden Jokowi, dilansir siaran YouTube Sekretariat Presiden.
Lebih lanjut Presiden Jokowi menambahkan, dirinya sudah memperingatkan Menteri Perhubungan, Kapolri, Menteri BUMN yang menyangkut transportasi laut untuk pemudik.
Baca Juga: Pemain Asing Persija Jakarta Hanno Bahrens Pulang Kampung, Gegara Masalah Ini
Selain itu, Jokowi juga mengingatkan para gubernur, wali kota dan bupati terkait angka lonjakan jumlah pemudik.
"Para gubernur, para bupati dan wali kota agar betul-betul menyiapkan diri karena pemudik melompat dari 86 juta ke 123-124 juta," tegas Presiden Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menjelaskan bahwa ruas-ruas jalan yang konstruksinya sudah selesai akan segera dibuka menjelang Idul Fitri mendatang.
Tujuannya agar dapat mengurai kemacetan di jalur darat.
Baca Juga: Ternyata Volvo Pernah Merasa Ditipu Korea Utara, Kirim 1000 Unit Mobil Volvo tapi Tak Dibayar
"Setelah nanti Lebaran, baru dicek lagi. Siap dioperasionalkan secara lengkap," pungkasnya.
Artikel Terkait
Depo Pertamina Plumpang Alami Kebakaran, Presiden Jokowi Minta Utamakan Dua Hal Ini
Ini Komentar Presiden Jokowi ketika Pesawat Super Hercules Mendarat di Indonesia
Asyik, Presiden Jokowi akan Umumkan tentang Kebijakan THR
Harapan Presiden Jokowi di Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945
Presiden Jokowi Dicap Anti-Islam Usai Larang Buka Puasa Bersama, Menag Yaqut Justru Bilang Begini