Menurutnya, ketika Timnas Israel bertanding di turnamen Piala Dunia U20 mendatangkan mudarat yang lebih kecil dibandingkan dicabut status tuan rumah.
Baca Juga: Reaksi Ganjar Pranowo Usai Indonesia Dicoret FIFA dari Tuan Rumah Piala Dunia U20: Ini Bukan Kiamat
"Mudarat yang lebih kecil: Tim Israel datang, main bola beberapa hari, lalu pulang," tulisnya.
"Mudarat yang lebih besar, yaitu:
1. Indonesia akan sangat sulit untuk menjadi tuan rumah event olahraga dunia dimana Israel menjadi anggotanya.
2. Indonesia juga sulit menjadi tuan rumah kegiatan organisasi-organisasi internasional seperti PBB dimana Israel juga menjadi anggotanya.
3. Kredibilitas dan komitmen negara kita di dunia internasional dipertanyakan.
4. Di dalam, banyak masyarakat yang kecewa," bebernya.
Tuan Guru Bajang menambahkan bahwa banyak jalan suatu bangsa untuk membangun marwahnya, salah satunya lewat olahraga.
Baca Juga: Bung Binder Sebut 2 Alasan FIFA hingga Akhirnya Coret Indonesia dari Tuan Rumah Piala Dunia U20
"Banyak jalan suatu bangsa membangun marwahnya, ada ekonomi, ilmu, teknologi, seni dan olahraga," jelasnya.
Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 tentu menjadi jalan untuk membangun marwah bangsa lewat olahraga.
"Menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 adalah langkah membangun marwah bangsa melalui olahraga," pungkas Tuan Guru Bajang.***
Artikel Terkait
Bung Binder Sebut 2 Alasan FIFA hingga Akhirnya Coret Indonesia dari Tuan Rumah Piala Dunia U20
Reaksi Ganjar Pranowo Usai Indonesia Dicoret FIFA dari Tuan Rumah Piala Dunia U20: Ini Bukan Kiamat
Jokowi Sedih dan Kecewa Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Instruksikan Erick Thohir soal Ini
3,5 Tahun Penantian Shin Tae Yong untuk Piala Dunia U20 Pupus Sudah: Saya Tidak Bisa Lagi Berkata-kata
Indonesia Dicoret FIFA dari Tuan Rumah Piala Dunia U20, Erick Thohir Sebut Jokowi Instruksikan 2 Hal Ini