Somasi Jalan Rusak Berat Tak Digubris Gubernur Ridwan Kamil, Warga Garut: Moal Dipilih Deui

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Senin, 20 Maret 2023 | 21:15 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil diprotes warga Garut karena banyaknya jalan rusak yang belum diperbaiki. (SenayanPost.com/Istimewa)
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil diprotes warga Garut karena banyaknya jalan rusak yang belum diperbaiki. (SenayanPost.com/Istimewa)

SENAYAN POST - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kini menjadi perbincangan netizen soal jalan rusak berat yang ada di Garut.

Sebuah spanduk dialamatkan kepada Ridwan Kamil terkait jalan rusak berat yang ada di Garut belum lama ini, tepatnya di Jalan Kadungora-Leles.

Dilansir SenayanPost.com dari akun TikTok @nelayanpamoekan, terlihat dua spanduk dari Koalisi Masyarakat Pemantau Pembangunan Garut atau KMPPG terkait jalan rusak berat.

Baca Juga: Beda dengan Ridwan Kamil, Begini Cara Gibran Rakabuming Respons Keluhan Masyarakat

Bukan menjadi Jabar Juara Lahir Batin seperti yang selama ini digaungkan gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut.

"Menjadi Jabar Sengsara. Hanya di zaman Ridwan Kamil jalan ini rusak berat," bunyi spanduk tersebut.

Tidak hanya itu, terdapat tulisan 'Moal Dipilih Deui' atau artinya 'Tidak Akan Dipilih Lagi'.

Baca Juga: Ridwan Kamil Mantap Maju Pilkada 2024 Jadi Calon Gubernur Jawa Barat, Siapa Calon Wakilnya?

Sebagaimana diketahui, Ridwan Kamil akan mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur Jabar untuk kedua kalinya di Pilkada 2024.

Tertanda dalam spanduk tersebut dari Koalisi Masyarakat Pemantau Pembangunan Garut (KMPPG).

Sementara itu, kuasa hukum KMPPG, Evan Saepul mengatakan bahwa spanduk tersebut memang diprakarsai oleh kliennya.

Baca Juga: Fakta Baru Pemecatan Guru SMK Telkom Cirebon Usai Kritik Ridwan Kamil di Medsos

Warga Garut protes terkait jalan rusak berat di Jalan Raya Kadungora-Leles kepada Ridwan Kamil.
Warga Garut protes terkait jalan rusak berat di Jalan Raya Kadungora-Leles kepada Ridwan Kamil. (Tangkapan layar TikTok.com/@nelayanpamoekan)

Sebelumnya, pihaknya sudah mengirimkan somasi kepada Gubernur Jawa Barat, namun belum mendapat respon.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X