A.M. Hendropriyono: Tantangan Reformasi Bukan Hanya Apa yang Ditata Ulang, Tapi siapa dan bagaimana mengerjakannya.

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:02 WIB
Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono ajukan pertanyaan dalam peluncurann buku Menata Ulang Reformasi pada Selasa (18/8/26).
Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono ajukan pertanyaan dalam peluncurann buku Menata Ulang Reformasi pada Selasa (18/8/26).

Baca Juga: Penuh Perjuangan, Viral Momen Guru SD Terpencil di Sulteng Bagikan Momen Persiapan Pawai 17-an

Menurut mantan Kepala BIN itu, tantangan terbesar sebuah gagasan bukan pada kebenaran pemikirannya, tetapi pada kemampuannya berubah dari pemikiran menjadi kemauan politik, dari kemauan politik menjadi kebijakan, dan dari kebijakan menjadi kenyataan yang dirasakan rakyat.

“Pada titik itulah menurut saya buku Menata Ulang Reformasi menjadi sangat relevan untuk kita perdebatkan hari ini,” pungkas Hendropriyono.

Buku Menata Ulang Reformasi sendiri dinilai para peserta diskusi sebagai upaya lanjutan untuk mengevaluasi perjalanan reformasi 1998 dan menawarkan kerangka pembaruan sistem ketatanegaraan Indonesia ke depan.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X