Hingga saat ini, polisi masih mendalami pengakuan satpam di Bundaran HI yang diminta bersujud usai terlibat cekcok dengan pengemudi Alphard.
Polisi: Masih Perlu Diklarifikasi
Secara terpisah, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, pihak kepolisian akan memanggil kembali kedua belah pihak untuk mengklarifikasi pengakuan korban di media sosial.
"Kalau diminta sujud ini yang saya perlu klarifikasi ke kedua belah pihak," kata Braiel di Mapolsek Metro Menteng, pada Kamis, (23/7/26).
"Kami masih mengklarifikasi yang bersangkutan bagaimana prosesnya pada saat itu seperti apa real-nya," sambungnya.
Di sisi lain, Braiel mengklaim pihaknya belum dapat memastikan KTA yang sempat dipamerkan pengemudi Alphard tersebut asli maupun berasal dari institusi tertentu.
"Itu masih kita dalami karena yang bersangkutan (Victor) juga tidak bisa secara spesifik, belum bisa secara spesifik menjelaskan KTA apa dari mana, masih belum bisa menjelaskan," tandasnya.*
Artikel Terkait
BHR Ojol Naik Signifikan, Pengemudi di Solo Terharu Terima Manfaat Kebijakan Presiden Prabowo
Pihak Green SM Mengaku Siap Latih Ulang Pengemudi Taksinya Buntut Insiden Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Sebelum Sidang Pleidoi, Nadiem Makarim Akui Terharu Dapat Dukungan Pengemudi Ojol
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Terduga Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta Selatan
Polisi Dalami Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta Selatan, Temukan Hal Tak Terduga Ini