Sudaryono juga mengingatkan bahwa program MBG berjalan dengan anggaran besar dari pajak rakyat, sehingga manfaatnya harus dirasakan kembali oleh rakyat.
"Dana APBN yang besar itu kemudian beredar di desa-desa. Dan saya karena background saya adalah Wakil Menteri Pertanian dan selama dua tahun ini kemudian berada di Kementerian Pertanian kami melihat langsung bagaimana efeknya," paparnya.
Baca Juga: Cegah Penyimpangan, Presiden Prabowo Minta Gubernur hingga Kades Ikut Awasi Dapur MBG
Ia berharap bahwa berjalannya MBG ini juga bisa memutar perekonomian para petani, peternak, dan penyedia pangan lainnya.
Minta Dukungan Pimpin BGN
Sudaryono juga meminta dukungan kepada seluruh pihak dan publik kepada BGN yang kini dipimpinnya.
Tak hanya itu, peringatan praktik korupsi juga tidak akan ditoleransi.
"Saya mohon doa, mohon dukungan, mohon restu untuk kami bersama-sama dengan Wakil Kepala, Bu Arumsari dan Pak Trenggono, beserta seluruh jajaran BGN dan seluruh stakeholder. Di sini ada SPPG, ada SPPI, ada Mitra dan lain-lain," ujar Sudaryono.
"Doakan kami semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya zero tolerance untuk praktik-praktik korupsi dan hengki-pengki dan copet-copetan sebagaimana barangkali ini yang paling dibenci oleh seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.***
Artikel Terkait
Tersangka Kasus Korupsi MBG Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Begini Tanggapan Kejagung
Menkeu Purbaya soal Perbaikan MBG: BGN Diobrak-abrik, Ada Penghematan Besar-besaran
Cegah Penyimpangan, Presiden Prabowo Minta Gubernur hingga Kades Ikut Awasi Dapur MBG
Zulkifli Hasan Kaji Persoalan Program MBG Selama Sebulan, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Titik Dapur SPPG
Debat Publik Bakom RI vs BEM UI, Argumen Qodari soal Manfaat Program MBG bagi Dunia Pendidikan