Kontroversi Pejabat DPRD Cirebon: Bermula dari Komentar 'Gembrot' ke Ibu-ibu Pendemo yang Tolak MBG

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Jumat, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB
Menyoroti kontroversi komentar pejabat DPRD Cirebon, Nana Kencanawati yang dinilai tak etis terhadap peserta aksi demonstrasi (Instagram.com/@nowdots)
Menyoroti kontroversi komentar pejabat DPRD Cirebon, Nana Kencanawati yang dinilai tak etis terhadap peserta aksi demonstrasi (Instagram.com/@nowdots)

Pihak pejabat DPRD Cirebon itu tampak melempar persoalan ke pegawai tim media digital yang dituding sebagai pelaku sebenarnya, bukan Nana Kencawati.

Dalam penuturannya, Nana menjelaskan, saat komentar tersebut ditulis, akun Instagram pribadinya sedang digunakan oleh tim media yang biasa membantu mengelola aktivitas media sosial.

"Kebetulan saat membuka Instagram, tim media saya yang menggunakan akun dan saat itu komentar tersebut ditulis secara spontan," ungkap Nana.

Nana mengungkap, dirinya mendapat banyak telepon pada malam hari, saat komentar tak etis itu beredar di medsos.

Wakil Ketua DPRD Cirebon itu lantas mengakui, keterbatasan dalam menggunakan teknologi membuatnya tidak langsung menyadari reaksi publik.

"Saya tahunya setelah malam banyak yang telepon. Karena saya gaptek, sementara tim media tinggal di Kota Cirebon," beber Nana.

"Jadi baru bisa melihat postingan dan komentar-komentarnya pada malam hari," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X