SENAYANPOST - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti kontroversi dalam ajang Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) 2026.
Pasalnya, sebuah polemik muncul setelah adanya dugaan diskriminasi dan rasisme dalam proses seleksi peserta nasional sekaligus seorang siswi SMAS Cerdas Bangsa, Cathlyn Yvaine Lesmana.
Kasus ini mulanya terungkap dalam unggahan TikTok @friska_32, yang menyebut siswi asal Makassar itu gagal melaju ke tingkat nasional meski mendapat nilai seleksi yang tinggi.
Setelah Cathlyn gagal dalam seleksi tersebut, dirinya digantikan oleh peserta lainnya dari kabupaten Jeneponto.
Baca Juga: Lirik Lagu 2001x, Adrian Khalif, Baru Rilis Viral di TikTok
"Kasihan ya, peserta Top 3-nya, terus apa gunanya ranking kalau akhirnya yang dipilih bukan unggulan," tulis keterangan video pada postingan tersebut.
Unggahan tersebut membuat netizen memberikan beragam reaksi. Berbagai narasi berkembang seperti adanya dugaan ‘peserta titipan’ dan rasisme.
Bahkan, sejumlah pihak seperti Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) turut memberikan kecaman keras atas kasus tersebut.
Berkaca dari hal itu, tidak sedikit sebagian publik yang kini penasaran dengan sepak terjang siswi berprestasi asal Makassar tersebut. Berikut ulasan profilnya.
Baca Juga: Lirik Lagu Masih Ada Cahaya, Idgitaf feat Hindia, Rilis Mei 2026
Ahli Berbahasa dan Jago Modeling
Cathlyn Yvaine Lesmana merupakan seorang siswi berprestasi asal Makassar yang bersekolah di SMAS Cerdas Bangsa kelas XI.
Berdasarkan laporan DPPI Kota Makassar, Cathlyn memiliki tinggi badan sekitar 170 cm serta memiliki keahlian dalam berbahasa Mandarin dan Inggris.
Penguasaan bahasa tersebut membuat dirinya meraih medali perunggu dalam ajang Senior High School Olimpiade 2025, Mandarin Proficiency Championship Indonesia 2025 level 3.
Artikel Terkait
Lontarkan Ucapan Rasis, Suporter Israel Dapat 'Salam Olahraga' dari Warga Lokal Amsterdam
AM Hendropriyono: Waspada Sentimen Rasis Membuat Kita Dikuasai Negara Adidaya
Benjamin Netanyahu; Si Koruptor Rasis Yang Apocalipstik
Ikut Hadiri Pengukuhan 76 Paskibraka di Istana, Megawati Kenang saat Bertugas di Tahun 1963
Duka Bencana Banjir Bandang di Bone Sulsel: 2 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Tenggelam hingga Terjebak dalam Rumah