SENAYANPOST - Sebagai Guru Besar
Intelijen, Jenderal TNI (Purn) Prof AM Hendropriyono memiliki pemikiran, agar mewaspadai terhadap sentimen SARA sebagai operasi peggalangan negara adidaya Amerika Serikat.
Pasalnya AM Hendropriyono menilai, operasi itu bisa menyasar kepada masyakarat Indonesia.
"Waspadalah wahai para patriot bangsa, kondisi seperti ini yang diinginkan oleh Administrasi Pres AS sekarang. Setelah konsep geostrategi di Timur Tengah dan di Eropa terlaksana, kondisi geopolitik kini mulai bergeser ke Asia. Pukulan terhadap AS dalam perang dagang akan berkepanjangan, karena rencana dibangunnya terusan Kra di Thailand oleh China," ungkap Hendropriyono dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, kata Hendropriyono, ambang perang finansial sudah semakin jelas bahwa Indonesia berada dalam posisi BRICS yang berseberangan dengan kedaulatan USD.
"Jika sentimen SARA semakin berkembang menjadi konflik sosial yang meluas, maka tentara AS akan datang untuk melaksanakan misi perdamaian di bawah bendera PBB," ucap Hendropriyono.
"Dengan demikian tersusun kekuatan garis belakang yang mendalam, untuk mendukung ofensif AS di Laut China Selatan," tambahnya.
Hendropriyono tidak mau jika di Indonesia terjadi perang saudara. Dia juga tak mau Indonesia menjadi kancah pertempuran antar-super powers yang mengakibatkan hancurnya kita dan masa depan anak cucu.
"Berpikirlah yang jernih, kendalikan suara agar tidak menebar kebencian antar masyarakat bangsa Indonesia dan bertindaklah dengan kewaspadaan maksimal terhadap perkiraan keadaan intelijen strategis ini," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Tantangan Geopolitik Global era Proxy War Diungkap AM Hendropriyono dalam Wisuda Sekolah Tinggi Hukum Militer
AM Hendropriyono Sebut Keputusan Indonesia hadiri KTT BRICS Tepat, Puji Langkah Presiden Prabowo Subianto
Menhan Sjafrie dan Kepala BIN Silaturrahmi ke AM Hendropriyono
Kraton Majapahit Jakarta Resmi Jadi Pusat Pengembangan Seni dan Kebudayaan, Fadli Zon Apresiasi Gagasan AM Hendropriyono
Hutang Budi Jusuf Hamka kepada AM Hendropriyono, Terkuak Alasan Dibebaskan dari Penjara Setelah 37 Tahun
AM Hendropriyono dan Istri Jenguk Ignasius Jonan Setelah Menjalani Operasi Besar