"Semangat mencapai ketahanan dan kedaulatan pangan nasional memang harus menjadi prioritas strategis negara, apalagi di tengah ketidakpastian global, perang, perubahan iklim, hingga gangguan rantai pasok pangan dunia. Indonesia tidak boleh terus bergantung pada impor pangan dari negara lain karena pangan menyangkut kedaulatan bangsa dan keberlangsungan hidup rakyat," ujar Johan kepada wartawan. *
Artikel Terkait
Cabinet Secretary Teddy Indra Wijaya Confirms President Prabowo Subianto's Support for Papua New Guinea to Join ASEAN
Pertarungan Narasi Papua di Media Digital pada Pemilu 2019 dan 2024
DARI TANAH BUMBU KALSEL UNTUK INDONESIA RAYA, MENGENAL HAJI ISAM
Tepilih Dukung Program B50 untuk Kedaulatan Energi, Saham JARR Milik Haji Isam Meroket di IHSG, Apa itu B50 ?
Sentuh Kawasan Timur hingga Papua, Program Revitalisasi Sekolah Hadirkan Standar Sanitasi Baru di Wilayah Transmigrasi