Ancaman terbesar dari dalam bukanlah kegagalan konsep, melainkan potensi terjadinya state capture atau pembajakan kebijakan oleh oligarki baru, serta praktik pemborosan anggaran yang mengarah pada korupsi.
Surya menegaskan, kunci utama untuk memenangkan pertempuran Vivere Pericoloso ini adalah dengan melakukan pembersihan total di dalam negeri. Jika praktik koruptif disapu bersih dan efisiensi ditegakkan, lompatan kekayaan negara akan langsung dirasakan oleh rakyat.
Kepercayaan publik yang solid inilah yang nantinya akan berfungsi sebagai human shield (perisai hidup) dan benteng intelijen terkuat dalam mengawal kebijakan berani Presiden Prabowo dari segala bentuk sabotase ekonomi internasional. *
Artikel Terkait
Disambut Tarian Khas dan Pasukan Jajar Kehormatan, Presiden Prabowo Tiba di Filipina untuk KTT ASEAN ke-48
Kunjungan ke KTT ASEAN Cebu: Kepemimpinan Presiden Prabowo Berikan Kebanggaan bagi Warga Indonesia di Luar Negeri
Diaspora Indonesia di Filipina Apresiasi Perhatian Prabowo terhadap WNI di Luar Negeri
6 Pesawat Rafale Indonesia Akhirnya Datang, Prabowo: Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
Dapat Mandat dari Presiden Prabowo, BAZNAS Ajak Lembaga Filantropi Bersatu Bantu Palestina