Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor, Sembilan Penambang Tewas Tertimbun

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:55 WIB
Menyoroti insiden longsor yang terjadi area penambangan tanpa izin di wilayah Sijunjung, Sumatera Barat. (Instagram.com/@topik.sumbar24jam)
Menyoroti insiden longsor yang terjadi area penambangan tanpa izin di wilayah Sijunjung, Sumatera Barat. (Instagram.com/@topik.sumbar24jam)

SENAYANPOST - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan adanya insiden longsor yang terjadi di lokasi penambangan emas wilayah Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar).

Dalam unggahan Instagram @topik.sumbar24jam, pada Sabtu, (16/5/26), peristiwa itu terjadi saat 12 orang diduga sedang melakukan aktivitas penambangan secara tradisional menggunakan dompeng dan dulang.

"Longsor di lokasi tambang emas ilegal Sijunjung," tulis postingan tersebut.

Terkait insiden ini, pihak kepolisian setempat telah mengonfirmasi, dari total 12 penambang, terdapat 9 orang yang menjadi korban tewas, dan 3 lainnya dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Perkuat Literasi Artificial Intelligence, Perempuan Laju Perkasa dan ICT Watch Gelar Pelatihan Dasar di Kraton Majapahit Jakarta

Lantas, bagaimana awal mula kronologi ini berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian? Berikut ulasannya.

Tambang Emas Ilegal di Sijunjung

Dalam kasus ini, lokasi tambang emas ilegal yang terjadi longsor itu tepatnya berada di wilayah Nagari Guguak, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya menyebut, pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

"Berdasarkan informasi dari Kapolres (Sijunjung), memang betul ada kejadian (tambang longsor)," kata Rosya dalam pernyataannya, pada Sabtu.

Baca Juga: Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Layanan

Secara rinci, Rosya menjelaskan, peristiwa terjadi pada Kamis, (14/5/26) siang di kawasan Jorong Taratak Botung, Nagari Guguak.

Polisi: 9 Orang Tewas, 3 Selamat

Berdasarkan laporan pihak kepolisian, saat kejadian, terdapat 12 penambang yang sedang bekerja. Rosya menuturkan, 3 orang berhasil menyelamatkan diri, sementara 9 lainnya tertimbun dan ditemukan tewas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X